Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO eksperimental asal Bandung, Kuntari, yang digawangi Tesla Manaf dan Rio Abror saat ini tengah bersiap dengan tur Eropa perdana mereka yang akan dimulai pada 26 Maret 2024. Kuntari akan tur di sembilan negara di Eropa mulai dari Belanda, Jerman, Prancis, Denmark, Belgia, Italia, Lituania, Polandia dan Republik Ceko. Dalam tur tersebut, semuanya diurus sendiri oleh Tesla dan Abror. Bahkan, dalam keberangkatannya Kuntari tidak ditemani oleh kru panggung.
Lalu bagaimana cara band atau musisi Indonesia bisa tur ke luar negeri secara mandiri? Kuntari punya tips agar band dan musisi Indonesia bisa tur ke luar negeri sendiri. Berikut Media Indonesia sarikan lima tips singkat dari Kuntari.
1. Menyiapkan Materi Press Kit
Baca juga : Berkarir di Eropa, Julia Robex Rilis Single Terbaru
Menyiapkan materi press kit atau profil merupakan langkah awal yang krusial. Buatlah press kit berbentuk pdf seminim mungkin dengan informasi sebanyak mungkin.
“Aku sarankan maksimal dua halaman dengan clickable link. Isinya: siapa kita dan apa yang ngebuat kita beda dari band lain, pernah kolaborasi sama siapa aja, potongan review positif dari media, dan link musik, video, kontak dan riders,” kata personel Kuntari Tesla Manaf membagikan tips agar band atau musisi Indonesia bis tur luar negeri secara mandiri.
“Video kalau bisa ada dua. Video musik yang proper dan video live yang raw. Venue/organizer selalu ingin lihat live band yang diundang. Biar bisa nentuin vibes-nya cocok enggak,” lanjut Tesla.
Baca juga : Komponis dan Pianis Trisutji Kamal Tutup Usia
2. Tentukan Rute Perjalanan
Rute perjalanan juga menjadi krusial karena jika terlalu jauh malah akan melelahkan dan justru terburu-buru di perjalanan. Kuntari menyarankan jarak tempuh dari satu lokasi manggung ke lokasi lain adalah 6–8 jam.
Kuntari menjelaskan, mereka terpaksa menolak beberapa tempat besar karena tidak sesuai rute. Mereka juga tidak memaksakan untuk menerima tawaran karena bisa berpotensi menimbulkan kelelahan dan mepetnya jadwal.
Baca juga : Sepanjang Pandemi Musisi Rindu Kemeriahan Panggung
“Jangan lupa, makin banyak venue, makin dikit pengeluaran. Karena biasanya venue ngasih makan dan nyediain tempat tinggal. Menurut aku tur itu bukan liburan. Makin rapet, makin surplus,” kata Tesla.
3. Cara Memilih Tempat Manggung
Setelah memilih rute perjalanan tur, mulailah untuk scouting venue. Cari venue yang cocok dengan genre musik kalian. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya, Kuntari mencari band yang sedang naik daun yang memiliki kemiripan musik dengan mereka. Lalu, dengan begitu bisa mencontoh rute tur dan tempat manggung yang didatangi oleh mereka.
Baca juga : Kenangan Roy BB Janis: Tokoh yang Hormati Seniornya
Cek juga kanal media sosial atau website venue. Di situ biasanya akan tertera kontak. Menurut Kuntari, jangan email hanya satu venue, tetapi 5-10 venue di tiap kota.
“Pasti ada aja yang bales,” kata Tesla.
Selain itu, juga bisa mencontek booking agency favorit kalian, serta contek artis-artis mereka manggung di mana.
Baca juga : Dolly Parton Kemungkinan Tolak Medali dari Joe Biden
“Nah booking agent itu selalu punya opsi venue yang tepat buat genre artisnya. Jadi cocok banget buat dicontek jalurnya,” jelas Tesla.
Selain kedua opsi tadi, juga bisa menggunakan jalur koneksi. Beberapa panggung di Eropa yang didapat Kuntari merupakan hasil dari koneksi yang dibangun bertahun-tahun.
“Hapalin orangnya, minta emailnya, keep in touch selalu,” pesan Tesla.
Baca juga : Jurus Tenang di Tengah Masa Pandemi
4. Korespondensi
Dari Oktober 2023, setidaknya Kuntari mengirim email ke banyak venue panggung dan organizer. “Sampai 70 email, yang bales cuma 3,” curhat Tesla.
Mereka yang membalas biasanya akan memberikan beberapa panggung dan saran nama venue lain. Bukan saja memberi daftar nama venue, tapi kontak langsung ke venue.
Baca juga : 5 Alasan untuk Menghindari Bekerja di Tempat Tidur
“Kita juga bisa memakai nama dia untuk referensi. Kami dapat beberapa venue besar hasil dari rantai referensi itu,” kata Tesla.
Jangan lupa, email enam bulan sebelum rencana keberangkatan. Tulis daftar venue sebanyak-banyaknya, dan email satu-satu secara personal. Jangan gunakan cc atau blast. “Hati-hati juga nyebut nama gender ya,” terang Tesla.
Format email yang digunakan Kuntari biasanya, pada paragraf pertama bersifat personal, seperti dari mana tahu venue mereka, kenapa suka dengan venue mereka. Paragraf kedua, beri informasi tentang band. Paragraf ketiga, beri tahu kenapa akan band kamu akan cocok main di venue mereka dan ajukan tanggal bermain. Paragraf keempat, penutupan sekaligus lampiran press kit dan juga tautan link video di badan email.
Baca juga : Belajar Kelola Keuangan Selagi di Rumah Aja
“Dari 30 venue yang Kuntari dapat, enggak ada satupun nanya follower media sosial. Jadi enggak usah khawatir, selama musik kita cocok pasti mereka booking,” tegas Tesla.
5. Efisiensi
Jika kamu merencanakan tur dengan durasi panjang, jangan bawa baju terlalu banyak. Bawa alat musik juga seperlunya. Bawa obat alergi dan khusus aja. Makin banyak bawaan, over baggage itu makin mahal. (Z-7)
KreasiPro Music Distribution hadir sebagai ekosistem aman bagi musisi independen Indonesia untuk mendistribusikan karya ke 150+ platform global secara transparan.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved