Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Eugene Panji menghadirkan film berjudul Aku Apanya Kamu (Bangsatnya Cinta Pertama). Film itu mengangkat tentang kisah cinta pertama yang unik.
Eugene mengatakan masalah tidak akan pernah ada habisnya, bahkan saat membuat film itu dia melakukan riset kepada 100 orang tentang pengalaman cinta pertama mereka.
"Yang menarik cinta itu selalu dimulai dengan hal yang menyenangkan, ini yang kemudian kita coba kembangkan film ini dengan sesuatu yang menyenangkan, ditutup dengan realita," kata Eugene dalam siaran pers, dikutip Rabu (18/1).
Baca juga: Gita Cinta dari SMA Rilis Trailer dan Poster
Eugene juga mengatakan 85% cinta pertama berakhir dengan kegagalan. Hal ini dapat berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 100 orang.
"Bukan tentang sakit dan senangnya tapi tentang perjalanan itu, yang kemudian ditandai sebagai cinta pertama dan ini yang menarik sebetulnya dari film kami. The Journey from the first love," ujar Eugene.
Adinda Thomas, yang didapuk sebagai pemeran utama, mengaku merasa sangat senang saat mendapat tawaran peran sebagai Fraya, yang berbeda dengan kesehariannya. Peran Fraya juga menjadi ajang buat Adinda untuk belajar banyak hal.
"Fraya yang feminin itu bikin aku kayaknya aku bisa menumbuhkan rasa itu tentunya karena aku perempuan juga kan. Karakter Fraya akan membuat Adindanya sendiri belajar banyak hal jadi aku sangat suka banget," kata Adinda.
Karakter Fraya juga dinilai sangat unik oleh Adinda. Apalagi di sini, dia memerankan sosok ahli pastry dan memiliki sebuah toko.
"Proyek ini film drama pertama aku, bisa dibilang sebagai pemeran utama yang memakai bahasa visual cake sebagai penanda mood di adegan-adegan tertentu," ujarnya.
Aku Apanya Kamu (Bangsatnya Cinta Pertama) bercerita tentang persahabatan tiga perempuan yang bertujuan menyembuhkan rasa sakit hati salah satu di antara mereka karena putus cinta. Tetapi persahabatan itu menjadi berantakan karena salah satu dari mereka justru mengkhianati perasaan cinta satu sama lainnya.
Selain Adinda, film ini juga dibintangi oleh Rania Putrisari sebagai Tya, Elang El Gibran Rosadi sebagai Elmar, Annette Edoarda sebagai Dara, dan yang lainnya. (Ant/OL-1)
Sutradara Wregas Bhanuteja mengungkap film Para Perasuk bukan genre horor, melainkan drama obsesi manusia. Simak jadwal tayang dan daftar pemainnya.
Sutradara Joko Anwar ungkap alasan pilih warna kuning untuk baju tahanan di film Ghost in the Cell sebagai simbol harapan di tengah dunia yang kelam.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved