Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
YOUTUBER Indira Kalistha yang dianggap meremehkan virus korona atau covid-19 menuai kecaman dari warganet. Bahkan karena kicauan dari Youtuber yang memiliki 3,1 juta subscriber tersebut, nama Indira Kalistha sempat memuncaki trending Twitter.
Baca juga: Polisi Benarkan Youtuber Ferdian Paleka Di-bully di Tahanan
Bagi Indira, virus korona biasa saja. Bukan hanya itu, Indira mengaku jarang memakai masker saat ke luar rumah. "Aku jarang pakai masker. Kalau sheet mask, aku pakai setiap hari. Kalau masker yang udara-udara gitu, aku enggak pakai. Kecuali memang kayak ditegur gitu, kayak, ‘Bu, bisa pakai maskernya?’ Pakai. Tapi, kalau enggak ditegur, kita lepas lagi. Ini nafas sayang-sayang ditutup-tutup gitu loh. Sesak, nih, dada juga sesak," ujarnya.
Baca juga: Efka Fajar Kecam Video Prank Negatif demi Popularitas
Akun @veenot menyebut ucapan Indora menunjukam kebodohannya. "#IndiraKalistha stop hiding behind your "original nyablak" branding. Even if you says it just a joke. Welp, it's not funny at all with u being so damn ignorant," kicaunya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh akun @jordisetiawan. "saat beauty vlogger menjadi stupid vlogger #IndiraKalistha #KompakWalauBerjarak," katanya.
Kecaman juga disampaikan akun @putpuwi. "Sangat disayangkan seorang public figure yang punya subscribers 2 juta orang bisa mengeluarkan statement seperti ini. You are not funny at all. Kamu bodoh bgt #IndiraKalistha #GriteAgatha," katanya.
Sgt disayangkan seorang public figure yg punya subscribers 2 jt orang bisa mengeluarkan statement spt ini.
—
You are not funny at all. Kamu bodoh bgt #IndiraKalistha #GriteAgatha pic.twitter.com/T4AZslrPQD
Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Psikolog Sani B. Hermawan mendukung PP Tunas (PP No 17 Tahun 2025) sebagai langkah darurat melindungi anak di bawah 16 tahun dari kejahatan digital.
PAPDI mengungkapkan misinformasi di media sosial menyebabkan cakupan vaksinasi campak 2025 turun drastis, menjauh dari target WHO 95%.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Fitur "Tanya YouTube" adalah langkah besar Google dalam membawa AI generatif ke ranah konsumsi video. Dengan kemampuan untuk merangkum dan menjawab pertanyaan secara real-time
Menkomdigi Meutya Hafid sebut Roblox belum sepenuhnya patuhi PP Tunas meski sudah rilis fitur Roblox Kids. YouTube resmi bergabung patuhi aturan
YouTube resmi memblokir saluran Explosive Media asal Iran yang viral karena video animasi Lego AI penyindir Donald Trump.
Menkomdigi Meutya Hafid tegur Roblox dan YouTube karena belum patuhi PP Tunas terkait perlindungan anak di bawah 16 tahun. YouTube baru disanksi teguran tertulis.
SEBUAH video animasi lebaran bertajuk Tukar Rasa menjadi persembahan hiburan untuk masyarakat Indonesia yang meramaikan tradisi mudik ke kampung halaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved