Rupiah Hari Ini masih Sangat Dipengaruhi Negosiasi AS-Iran

Andhika Prasetyo
22/4/2026 11:14
Rupiah Hari Ini masih Sangat Dipengaruhi Negosiasi AS-Iran
ilustrasi(Anadolu)

Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi tercatat melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS.
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi dinamika negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

“Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah sempat meningkat pada sesi Asia, namun penguatan rupiah terpangkas karena ketidakpastian proses negosiasi masih tinggi,” ujar Josua.

Laporan menyebutkan putaran kedua perundingan antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung pada 22 April di Islamabad, Pakistan. Namun, proses tersebut masih diwarnai ketidakpastian, termasuk belum berangkatnya delegasi utama Iran ke lokasi perundingan. Selain itu, Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan membatalkan kunjungan ke Pakistan, yang mengindikasikan negosiasi belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata akan diperpanjang hingga proses perundingan selesai. Dari sentimen global lainnya, data penjualan ritel Amerika Serikat pada Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,7% secara bulanan, meningkat dari 0,7% pada periode sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 1,4%.

Sementara itu, dari dalam negeri, pelaku pasar juga menanti keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia yang diperkirakan tetap berada di level 4,75%. Berdasarkan berbagai faktor tersebut, rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp17.125 hingga Rp17.225 per dolar AS dalam jangka pendek.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya