Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Mata uang Rupiah sempat menyentuh level Rp17.304 per dolar AS atau USD pada pukul 13.32 WIB, sebelum akhirnya ditutup di level Rp17.287 per dolar AS, melemah 106 poin atau 0,62 persen dari penutupan sebelumnya.
Pelemahan tajam ini dipicu oleh kombinasi sentimen negatif global, terutama kegagalan diplomasi antara AS dan Iran, serta tekanan internal terkait beban subsidi energi yang membengkak.
Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa pemicu utama pelemahan nilai tukar rupiah ke dolar yakni gagalnya pertemuan antara AS dan Iran yang difasilitasi oleh Pakistan pada pekan ini. Iran menolak hadir setelah AS dianggap melanggar gencatan senjata dengan menangkap kapal tanker Iran di Selat Hormuz.
Kondisi ini diperparah dengan lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga minyak Brent kini bertengger di level 102,25 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menyentuh 93,47 dolar AS per barel. Ketidakpastian di Selat Hormuz memicu kekhawatiran global akan gangguan pasokan energi.
Kenaikan harga minyak dan pelemahan mata uang Rupiah menjadi ancaman serius bagi postur APBN 2026. Dalam asumsi makro, pemerintah mematok harga minyak di angka 70-92 dolar AS per barel dan kurs Rupiah di level Rp16.500 per dolar AS.
Ibrahim menilai, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite akan membuat defisit anggaran melebar.
"Pemerintah harus mencari anggaran dari kementerian lain untuk menutupi subsidi Pertalite. Ini yang membuat defisit kembali mengalami pelebaran," ujarnya.
Selain itu, pasar obligasi pemerintah juga mengalami aksi jual (sell-off), yang tercermin dari kenaikan imbal hasil (yield) di hampir semua tenor. Yield tenor acuan 10 tahun naik menjadi 6,73 persen, menandakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi ke depan.
Dengan kondisi geopolitik yang masih memanas dan tingginya kebutuhan impor minyak mentah Indonesia yang mencapai 1,5 juta barel per hari, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah diprediksi belum akan mereda. Ibrahim memproyeksikan mata uang Rupiah berpotensi menembus level Rp17.400 per dolar AS pada akhir April mendatang.
| Indikator | Asumsi APBN 2026 | Kondisi Terkini (23/4) |
|---|---|---|
| Kurs Rupiah | Rp16.500 /USD | Rp17.304 /USD |
| Harga Minyak (Brent) | Maks. 92 USD/Barel | 102,25 USD/Barel |
(H-4)
Nilai tukar rupiah melemah pada Rabu pagi ke level Rp17.275 per dolar AS. Dipicu kebuntuan negosiasi AS-Iran dan keluarnya UAE dari OPEC+.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini ambruk ke level Rp17.105 per dolar AS pada 7 April 2026, mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah Indonesia.
Pemerintah AS akan merilis uang 100 dolar baru dengan tanda tangan Donald Trump, menjadi yang pertama dalam sejarah tanpa tanda tangan Menteri Keuangan.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS diprediksi fluktuatif di kisaran Rp16.850-Rp16.950 pada 26 Maret 2026. Simak analisis dan harga emas terbaru.
Rupiah dibuka melemah ke level Rp16.920 per dolar AS pada Rabu (25/3/2026). Simak analisis penyebab dan perbandingan kurs jual di BCA, BNI, dan BRI.
Nilai tukar mata uang Rupiah hari ini 20 Maret 2026 bergerak di zona merah, mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved