Rupiah Sentuh Rp17.300, Menko Airlangga: Itu Tugas Bank Indonesia

Ihfa Firdausya
23/4/2026 12:18
Rupiah Sentuh Rp17.300, Menko Airlangga: Itu Tugas Bank Indonesia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto(Antara)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah. Pada perdagangan hari ini, Kamis 23 April 2026 rupiah mengalami tekanan luar biasa signifikan hingga sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar Amerika Serikat (AS).

Airlangga menyatakan pemerintah terus memonitor perkembangan nilai tukar rupiah. Ia menganggap salah satu penyebab tekanan tersebut adalah gejolak global.

"Ya kita monitor aja, karena berbagai mata uang di regional juga bergejolak. Kan itu lihat gejolak global juga. Jadi, ya kita monitor saja," ujar Airlangga saat ditemui usai agenda di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (23/4).

Sebagai informasi, asumsi nilai tukar rupiah dalam APBN 2026 berasa di level Rp16.500 per dolar AS.

"Nanti kita monitor aja karena ini kan nggak bisa kita setiap hari reaktif. Itu BI (Bank Indonesia) tugasnya menjaga (nilai tukar)," ujar Airlangga.

Sementara itu, Bank Indonesia menyebut tekanan terhadap rupiah hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54%._

"Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah," papar Destry dalam keterangannya, Kamis (23/4).

Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder. BI juga menyampaikan cadangan devisa juga tetap kuat sebesar US$148,2 miliar pada akhir Maret 2026.

"Bank Indonesia senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," pungkasnya (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya