Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSFORMASI digital di sektor jasa keuangan Indonesia terus mendorong perluasan inklusi dan akses layanan. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya kasus penipuan digital (fraud) dan scam dengan modus yang semakin kompleks.
Ketua Umum Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Firlie Ganinduto, mengungkapkan bahwa fenomena ini telah berkembang menjadi tantangan serius bagi ekosistem digital nasional.
“Transformasi digital membawa banyak manfaat, tetapi kita tidak bisa menutup mata bahwa ini juga diiringi dengan peningkatan fraud dan scam digital yang semakin kompleks,” kata Firlie dalam acara “Selalu Waspada : Forum Kolaboratif Penanganan Fraud dan Scam Digital” yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4).
Berdasarkan data dari Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), sejak 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026, tercatat lebih dari 432.637 laporan penipuan digital. Adapun total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp9,1 triliun.
Meski demikian, upaya penanganan telah menunjukkan hasil. Otoritas terkait berhasil memblokir dana lebih dari Rp436 miliar dari rekening pelaku dan mengembalikan sekitar Rp161 miliar kepada korban. Namun, Firlie menilai angka kerugian yang masih besar menjadi indikasi bahwa persoalan ini belum tertangani secara optimal.
Saat ini, rata-rata laporan scam yang diterima mencapai 700 hingga 800 kasus per hari. Angka tersebut dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan mencerminkan besarnya tantangan mitigasi fraud di Indonesia.
Selain itu, terdapat ratusan ribu rekening yang terindikasi digunakan untuk memfasilitasi aktivitas penipuan, memperkuat indikasi bahwa fraud dan scam telah berkembang menjadi persoalan sistemik, bukan lagi kasus sporadis.
“Ini bukan sekadar fenomena sesaat, tetapi sudah menjadi tantangan sistemik yang berdampak luas dan berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap ekosistem digital,” tegasnya.
Firlie menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman tersebut. Menurutnya, sinergi antara regulator, otoritas keamanan siber, serta pelaku industri menjadi kunci untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi, dan respons terhadap kejahatan digital.
“Para pelaku kejahatan berkolaborasi. Maka kita yang menghadapi mereka juga harus memperkuat kolaborasi,” ujarnya.
Ia juga mendorong pembentukan mekanisme early warning system yang lebih terintegrasi antara regulator dan industri guna meningkatkan respons terhadap potensi ancaman sejak dini.
Melalui penguatan koordinasi dan sinergi yang solid, ADIGSI optimistis Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang lebih aman, tangguh, dan terpercaya bagi masyarakat. (E-4)
Sosiolog IPB Dr Ivanovich Agusta menyebut maraknya penipuan online di Indonesia bukan sekadar kelalaian individu, melainkan gejala kerentanan sosial.
Modus penipuan paket hilang marak terjadi. OJK melaporkan kerugian Rp9,1 triliun. Simak cara lapor dan kanal resmi SPX Express agar tidak tertipu.
ANCAMAN siber di Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompleks dan masif.
Viral! Pernikahan siri di Malang terbongkar setelah suami ternyata seorang wanita. Korban laporkan pelaku ke Polresta Malang Kota atas dugaan penipuan identitas.
Polda Metro Jaya sita 12.191 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dari tangan tersangka MP di Bogor. Pelaku gunakan modus dukun pengganda uang dengan alat cetak sederhana.
KBRI di Phnom Penh melaporkan 692 WNI yang sebelumnya terjerat sindikat penipuan daring berhasil dipulangkan sejak 30 Januari hingga 22 Februari 2026.
Memasuki Ramadan dan menjelang Lebaran, masyarakat di Banyumas Raya, Jawa Tengah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang marak terjadi.
KASUS penipuan dengan modus kabar orang tua meninggal dilaporkan mulai marak terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved