Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja, melaporkan peningkatan jumlah kepulangan warga negara Indonesia (WNI) bermasalah yang sebelumnya terjerat sindikat penipuan daring (online scam) dalam sepekan terakhir.
Dalam rilis pers, Minggu, perwakilan Indonesia itu menyebutkan sebanyak 462 WNI telah kembali ke tanah air dengan membeli tiket secara mandiri, setelah sebelumnya memperoleh berbagai fasilitasi dari KBRI. Kepulangan terbesar terjadi pada 22 Februari 2026, dengan jumlah mencapai 131 WNI.
Sekitar sepertiga dari mereka sebelumnya ditampung di fasilitas sementara yang disediakan KBRI bersama otoritas Kamboja. Sebagian WNI yang pulang difasilitasi dengan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) karena tidak memiliki dokumen resmi.
Hampir seluruhnya juga dibantu KBRI untuk mengajukan keringanan denda keimigrasian kepada otoritas Kamboja. Dengan demikian, sejak 30 Januari hingga 22 Februari 2026, total WNI yang kepulangannya difasilitasi KBRI mencapai 692 orang.
KBRI memperkirakan jumlah WNI yang kembali ke Indonesia sebenarnya lebih besar, namun sebagian tidak melaporkan kepulangannya. Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, para WNI menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan, termasuk aparat penegak hukum, guna melengkapi early assessment yang sebelumnya dilakukan KBRI.
Pemeriksaan ini bertujuan menilai tingkat keterlibatan masing-masing WNI dalam sindikat penipuan daring. Pada 19 Februari 2026, Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Sokha guna membahas peningkatan kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara, termasuk jaringan penipuan daring, serta penguatan mekanisme perlindungan WNI.
Sejak lonjakan kasus pada 16 Januari hingga 22 Februari, jumlah WNI yang melapor langsung ke KBRI Phnom Penh mencapai 4.725 orang. Angka tersebut setara dengan 92 persen dari total kasus sepanjang 2025 (5.088 WNI), menunjukkan tingginya eskalasi kasus di awal 2026.
KBRI Phnom Penh memprediksi permintaan kepulangan akan terus meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, seiring dengan bertambahnya penerbitan SPLP dan keringanan denda keimigrasian yang disetujui dalam beberapa pekan mendatang. (Ant/P-3)
Sosiolog IPB Dr Ivanovich Agusta menyebut maraknya penipuan online di Indonesia bukan sekadar kelalaian individu, melainkan gejala kerentanan sosial.
TRANSFORMASI digital di sektor jasa keuangan Indonesia terus mendorong perluasan inklusi dan akses layanan.
ANCAMAN siber di Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompleks dan masif.
Memasuki Ramadan dan menjelang Lebaran, masyarakat di Banyumas Raya, Jawa Tengah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang marak terjadi.
KASUS penipuan dengan modus kabar orang tua meninggal dilaporkan mulai marak terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved