Dewan Ekonomi Rakyat Serukan Gotong Royong Ekonomi di Tengah Tekanan Global

Andhika Prasetyo
10/4/2026 08:46
Dewan Ekonomi Rakyat Serukan Gotong Royong Ekonomi di Tengah Tekanan Global
Dewan Ekonomi Rakyat menggelar konferensi pers di Jakarta.(DER)

Ketidakpastian geopolitik global yang dipicu konflik Timur Tengah mulai berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk melalui krisis energi dan gangguan jalur logistik internasional. Merespons kondisi tersebut, Dewan Ekonomi Rakyat (DER) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara kolektif.

Ketua Umum DER, Edi Wahyudi, menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menghadapi tekanan global.

“Semua pemangku kepentingan harus bergerak bersama untuk menjaga stabilitas dan membangun ekonomi nasional,” ujar Edi.

Sebagai langkah strategis, DER memperkenalkan konsep Dernomics, yaitu sistem ekonomi berbasis rakyat yang mengintegrasikan peran negara dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sekaligus pemerataan kesejahteraan. 

"Konsep ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi ke depan dengan menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pembangunan ekonomi," imbuhnya.

Untuk mendukung implementasi tersebut, DER juga mendorong pembentukan Bumder (Badan Usaha Milik Dewan Ekonomi Rakyat) yang berbadan hukum koperasi modern sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

Di sisi lain, DER telah menyiapkan program investasi rakyat tahap awal senilai Rp2.178 triliun yang akan difokuskan pada sektor-sektor strategis, seperti industri pangan, energi rakyat, infrastruktur ekonomi, kawasan industri berbasis masyarakat, hingga penguatan sistem logistik nasional.

Melalui pendekatan ini, DER berharap ketahanan ekonomi nasional dapat tetap terjaga di tengah dinamika global, sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya