Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA layanan teknologi finansial Slickorps Ventures (Cayman) dan lembaga investasi Timur Tengah, Royal Group Capital, resmi menjalin kerja sama jangka panjang dalam bidang teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan, tata kelola kepatuhan, dan ekspansi pasar global. Ini dibuktikan dengan penandatanganan kerja sama di tengah pendirian kantor pusat global Slickorps Ventures di Cayman serta sebagai upaya ekspansi internasional.
Penandatanganan perjanjian investasi strategis dilakukan Direktur Slickorps Ventures Cayman Oliver St John, sebagai perwakilan grup, bersama Sheikh Faisal bin Saeed Al Maktoum, Yang Mulia Ketua Yayasan di bawah Royal Group Capital dari kerajaan Uni Emirat Arab (UEA).
Diketahui, skala investasi kali ini mencapai US$700 juta, yang akan digunakan khusus untuk mendukung penelitian dan pengembangan teknologi finansial berbasiskan kecerdasan buatan oleh Slickorps Ventures, pembangunan sistem kepatuhan, serta ekspansi pasar di seluruh dunia.
Direktur Slickorps Ventures (Cayman) Oliver St John menyatakan kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi artificial intelligence (AI)/kecerdasan buatan pada bidang keuangan.
Slickorps Ventures akan terus memperdalam kemampuan teknologinya yang berfokus pada model kecerdasan buatan, analisis kuantitatif, manajemen risiko, dan mendorong penerapan stabil dalam skenario keuangan nyata. Adapun, Royal Group Capital akan memanfaatkan modal dan pengalamannya di pasar Timur Tengah dan internasional untuk memberikan dukungan yang strategis berkelanjutan serta kolaborasi sumber daya.
Oliver menyatakan ini merupakan langkah penting usai perusahaan sukses mendirikan kantor pusat global di Cayman. "Seiring perkembangan bisnis perusahaan pada berbagai pasar regional, menjalin hubungan kerja sama yang stabil dengan modal internasional yang memiliki perspektif jangka panjang membantu perusahaan menjaga konsistensi dalam tata kelola kepatuhan, ritme pasar, dan pengendalian risiko," ungkapnya, Senin (16/3/2026).
Chief Investment Officer Royal Group Capital Tariq Al-Fayed menekankan kedewasaan teknologi yang ditunjukkan Slickorps Ventures dalam bidang keuangan berbasis kecerdasan buatan, sikap hati-hati terhadap risiko, dan jalur perkembangan jangka panjang yang jelas adalah faktor penting terjadinya kerja sama ini.
Tariq menyatakan Royal Group Capital lebih memprioritaskan perusahaan dengan kemampuan berkembang secara stabil di berbagai lingkungan pasar daripada kecepatan ekspansi jangka pendek.
Menurut dia, kehadiran Yang Mulia Sheikh Faisal bin Saeed Al Maktoum juga mencerminkan perhatian pihak investor pada nilai jangka panjang dari infrastruktur keuangan berbasis kecerdasan buatan.
"Kedua belah pihak sepakat di tengah perkembangan teknologi finansial global yang kian menuju ke arah lebih teratur dan rasional, membangun hubungan kerja sama yang transparan dan stabil antara lembaga berbasis teknologi dan modal jangka panjang bermakna positif bagi perkembangan industri secara keseluruhan," paparnya.
Dia berharap penandatanganan kerja sama ini tak hanya makin memperkuat dasar kolaborasi Slickorps Ventures dalam bidang teknologi finansial internasional, tetapi juga memberikan dukungan penting untuk penerapan teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan yang terstandarisasi di pasar-pasar selanjutnya.
"Kedua belah pihak menyatakan bakal terus melanjutkan langkah-langkah berikutnya di bawah kerangka kerja sama yang disepakati, dengan fokus berkelanjutan pada keseimbangan antara keamanan teknologi, tata kelola kepatuhan, dan nilai jangka panjang," pungkasnya. (H-2)
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved