Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri menyebut kinerjanya lebih baik dibandingkan menteri keuangan pendahulunya. Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu di level 6% pada tahun ini.
“Tahun ini pertumbuhan akan mencapai 6%. Sekarang menterinya lebih baik dari sebelumnya,” ujar Purbaya dalam Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2).
Ia menilai, selama dua dekade terakhir mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak berjalan optimal. Pada 10 tahun pertama era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurutnya, perekonomian hanya ditopang sektor swasta, sementara pemerintah cenderung pasif dan tidak banyak melakukan intervensi, termasuk dalam pembangunan infrastruktur.
"Dia (SBY) tidak membangun banyak infrastruktur," kata Bendahara Negara.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. Namun, pada saat yang sama, sektor swasta justru dinilai kurang bergairah karena kebijakan moneter yang belum sepenuhnya mendukung.
Saat ini, pemerintah berupaya menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus, yakni sektor pemerintah dan sektor swasta. Dengan strategi tersebut, Purbaya meyakini pertumbuhan ekonomi di atas 6% bukan hal yang sulit dicapai.
Ia bahkan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
"Tahun ini pertumbuhan akan mencapai 6%. Tahun depan 6,5%, tahun berikutnya mendekati 7%. Mendekati 2029, bisa 8%," ucapnya.
"Jika saya masih di sini, saya rasa setelah itu, mencapai pertumbuhan di atas enam bukanlah hal yang sulit," lanjut Purbaya.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah berkomitmen memanfaatkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi agar berjalan pada kapasitas penuh. Meski demikian, ia mengakui tantangan terbesar saat ini adalah birokrasi yang tidak mudah diubah.
Namun, Purbaya menegaskan dirinya memiliki kewenangan untuk mengendalikan birokrasi. Ia menyebut dapat memangkas anggaran kementerian lain jika ada menteri yang tidak menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan.
"Sekarang saya memiliki wewenang untuk mengendalikan birokrasi. Karena, jika misalnya, seorang menteri tidak mau melakukan apa yang saya perintahkan, saya dapat memangkas anggarannya," ungkapnya.
Ia menegaskan kebijakan fiskal Indonesia terus berkembang dengan memberikan stimulus ekonomi secara terukur, tanpa melampaui batas defisit 3% dari produk domestik bruto (PDB).
“Di luar stimulus, kita tetap menjaga kehati-hatian fiskal. Dibandingkan Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara lain, posisi kita cukup baik. Jadi jangan khawatir berinvestasi di negara ini,” kata Purbaya. (Ins/P-3)
Ekonomi Indonesia tetap solid di tengah gejolak global. Pemerintah optimistis pertumbuhan tembus 5,5% didukung konsumsi kuat, stabilitas fiskal, dan kebijakan energi.
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved