Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan dalam satu wadah nasional guna memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan dan fondasi pembangunan ekonomi nasional berbasis desa.
Ketua pelaksana Deklarasi, Namar Elsagaf, menyampaikan bahwa deklarasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal membangun kekuatan bersama koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. "Deklarasi ini adalah momentum menyatukan niat, harapan, dan komitmen koperasi desa agar memiliki posisi strategis dalam ekosistem ekonomi nasional," ujar Namar, dalam acara Deklarasi Asosiasi KDKMP Se-Indonesia, di Bekasi, Minggu (25/1/2026).
Ia menegaskan asosiasi dibentuk sebagai wadah koordinasi, konsolidasi, pengembangan kapasitas, serta kerja sama antarkoperasi untuk menghadirkan solusi ekonomi desa yang nyata dan berkelanjutan. "Kami ingin koperasi desa tumbuh kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat," katanya.
Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Se-Indonesia, Tri Wuryantoro, menyatakan bahwa asosiasi ini diharapkan menjadi rumah besar bagi seluruh Kopdes Merah Putih di Indonesia. Selain deklarasi, dilakukan penandatanganan kesepakatan dengan KSP Nasari agar menjadi salah satu upaya memperkuat konsolidasi, standarisasi tata kelola, dan memperluas kolaborasi strategis lintas sektor termasuk dengan pihak swasta agar dapat meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
"Asosiasi ini kami bentuk sebagai wadah komunikasi dan sinergi antara koperasi desa dan kelurahan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi kerakyatan benar-benar berjalan di lapangan,” ujar Tri. "Tujuan kami jelas, menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat desa, termasuk menjembatani persoalan distribusi dan harga pasar," tambahnya.
Dukungan terhadap pembentukan asosiasi ini juga datang dari DPR. Anggota Komisi VI DPR, Nevi Juwirina, menilai keberadaan asosiasi nasional sangat penting karena Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah pusat. Ia mendorong pengurus asosiasi untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi agar arah kebijakan dan legalitas organisasi semakin kuat.
Dari sisi dukungan permodalan dan penguatan kapasitas, Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menegaskan komitmen jangka panjang pihaknya terhadap Kopdes Merah Putih. Ia menegaskan dukungan KSP Nasari meliputi pelatihan, pendampingan, peningkatan kapasitas pengurus, akses permodalan, serta perluasan pasar.
"Komitmen kami bersifat jangka panjang. Kami akan terus mendukung sampai koperasi desa benar-benar menjadi pilar ekonomi kerakyatan dan masyarakat desa semakin mandiri," tegas Frans yang juga sebagai Ketua Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI). (I-2)
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti risiko rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih terkait kesenjangan keterampilan dan urbanisasi.
Pengamat CORE Indonesia menilai rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dorong konsumsi desa, namun ingatkan risiko kredit macet bagi APBN.
Pengamat koperasi Agung Sujatmiko ingatkan pemerintah perjelas skema rekrutmen 30.000 manajer Kopdes Merah Putih guna hindari konflik sosial di desa.
PARA manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ditekankan agar memiliki jiwa kewirausahaan.
DINAMIKA ketenagakerjaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi seiring dengan kebutuhan efisiensi dan ekspansi bisnis.
PEMERINTAH resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved