Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional yang dikelola Perum Bulog kini telah melampaui angka 3 juta ton. Capaian tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan masa Indonesia mencapai swasembada beras pada era Presiden ke-2 RI Soeharto.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia menyampaikan kebanggaannya karena stok beras pemerintah saat ini melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang berada di angka 2 juta ton.
"Saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia, pernah di pemerintahan Presiden Soeharto," kata Prabowo, Selasa (6/1).
Prabowo juga menegaskan bahwa target swasembada beras yang direncanakan tercapai dalam empat tahun ke depan justru berpeluang direalisasikan pada tahun pertama masa kepemimpinannya. Ia mencatat, sepanjang sejarah, cadangan beras terbesar yang pernah dimiliki negara sebelumnya hanya mencapai sekitar 2 juta ton.
"Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur saudara-saudara," ujar Prabowo di hadapan jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya produksi beras nasional sebagai fondasi kedaulatan negara. Menurutnya, tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka apabila tidak mampu menjamin ketersediaan pangan bagi rakyatnya, terutama di tengah ketidakpastian global dan konflik geopolitik.
Ia menyinggung kondisi negara-negara yang selama ini menjadi sumber impor beras Indonesia, seperti Thailand, Kamboja, dan Vietnam, yang kini menghadapi konflik dan instabilitas kawasan.
"Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana sumber impor beras kita tadinya adalah Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Sekarang Thailand sama Kamboja perang. Terus setelah perang, negosiasi, senjata-senjata, damai, meletus lagi," kata Prabowo.
Selain beras, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong swasembada komoditas pangan lain, termasuk jagung, singkong sebagai sumber karbohidrat alternatif, serta pemenuhan kebutuhan protein nasional. (Ant/E-4)
PEMERINTAH saat ini terus mendorong swasembada pangan, salah satunya melalui pengembangan kawasan transmigrasi.
Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancanG oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.
Panen raya di Desa Podorejo, Tulungagung, Jawa Timur.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah optimistis target swasembada pangan nasional pada 2029 dapat tercapai, didasari keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras pada 2025.
Defiyan menekankan bahwa status swasembada hanya bisa diakui secara objektif jika secara faktual tidak ada lagi impor beras yang dilakukan oleh BUMN PT Badan Urusan Logistik (Bulog).
Sidak Presiden Prabowo ke gudang Bulog dinilai memperkuat keyakinan swasembada beras. Stok beras disebut aman dan distribusi terpantau.
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras ibu kota dalam kondisi aman.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Kementerian Pertanian menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog stabil, saat ini mencapai 4,5 juta ton.
Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras yang signifikan pada awal tahun ini. Hingga 5 April 2026, total beras yang berhasil diserap telah mencapai 1,7 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved