Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Konstitusi, Defiyan Cori, mengkritik keras pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman yang menganalogikan penuhnya gudang Bulog sebagai bukti tercapainya swasembada beras. Menurut Defiyan, klaim tersebut tidak memiliki dasar logika ekonomi dan sejarah yang kuat.
Kritik ini merespons aksi Mentan Amran yang mengajak sejumlah pengamat politik dan aktivis mahasiswa meninjau gudang beras Bulog pada Kamis (23/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mentan mengeklaim persediaan beras nasional berlimpah hingga lebih dari 5 juta ton dan membandingkannya dengan capaian era Orde Baru.
"Pernyataan Mentan Amran Sulaiman itu sangat ahistoris. Saat Orde Baru, Indonesia butuh waktu 15 tahun untuk mencapai swasembada dengan jumlah penduduk 147,5 juta jiwa," ujar Defiyan melalui keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Defiyan menyoroti klaim Mentan yang seolah-olah berhasil mencapai swasembada hanya dalam kurun waktu sekitar satu tahun. Ia menilai perbandingan tersebut tidak setara jika melihat lonjakan jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai 281,6 juta jiwa per Juni 2024.
Ia mempertanyakan kecepatan pencapaian swasembada tersebut dan mendesak adanya transparansi mengenai asal-usul beras yang memenuhi gudang-gudang pemerintah saat ini.
Defiyan menekankan bahwa status swasembada hanya bisa diakui secara objektif jika secara faktual tidak ada lagi impor beras yang dilakukan oleh BUMN PT Badan Urusan Logistik (Bulog).
Penuhnya stok di gudang, menurutnya, belum tentu mencerminkan produktivitas lahan pertanian dalam negeri yang meningkat secara mandiri, melainkan bisa jadi merupakan akumulasi dari pengadaan luar negeri pada periode sebelumnya.
"Yang patut diteliti lebih lanjut justru logika pencapaian swasembada beras yang sangat cepat. Benarkah hasil produksi di dalam negeri semua atau ada yang berasal dari impor tahun sebelumnya, yaitu 2022, 2023, dan 2024?" tegasnya. (H-2)
Berdasarkan data terbaru Kementerian ATR/BPN dan Bappenas, Luas Baku Sawah (LBS) periode 2019-2024 di Indonesia justru menyusut akibat alih fungsi lahan.
Kehadiran Gubernur Andi Sumangerukka di PSBM XXVI membawa hasil konkret berupa tambahan program cetak sawah 10 ribu hektare.
Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis dengan posisi surplus produksi yang kuat.
Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut agenda tersebut diharapkan menjadi simbol keberlanjutan swasembada beras nasional.
Mentan Amran memberikan apresiasi kepada Bulog saat melihat langsung tumpukan beras yang terisi penuh di Gudang Filial Bulog Karawang.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi.
Di tengah isu kenaikan harga telur di berbagai daerah, para peternak menegaskan bahwa harga di kandang tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved