Sidak Mendadak ke Bulog, Langkah Prabowo Bantah Keraguan Publik soal Swasembada Beras

Irvan Sihombing
19/4/2026 15:57
Sidak Mendadak ke Bulog, Langkah Prabowo Bantah Keraguan Publik soal Swasembada Beras
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wamentan Sudaryono (kanan) melakukan sidak ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jateng, Sabtu (18/4/2026).(Antara)

LANGKAH Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan inspeksi mendadak ke gudang Perum Bulog dinilai menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras.

Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan sidak tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan publik, termasuk kritik yang menilai target swasembada sulit dicapai.

“Langkah Presiden turun langsung ke lapangan menunjukkan bahwa pemerintah tidak bekerja berdasarkan asumsi, tetapi data riil. Ini penting untuk menghapus keraguan publik soal swasembada,” ujar Don Muzakir di Jakarta, Minggu.

Dari hasil pemantauan langsung, kondisi stok beras nasional disebut dalam keadaan aman dan terkendali. Dalam sidak tersebut, Presiden dan Wamentan memastikan kualitas serta kuantitas cadangan beras pemerintah tetap terjaga.

Keduanya juga berdialog langsung dengan jajaran Bulog untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa adanya penumpukan maupun kekurangan di wilayah tertentu.

Kehadiran Sudaryono yang dikenal dekat dengan petani dinilai memperkuat sinergi antara sektor produksi di hulu dan pengelolaan stok di hilir, yang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Don Muzakir menilai sidak tersebut sekaligus membantah narasi pesimistis terkait swasembada beras.

“Kalau melihat langsung kondisi di lapangan seperti ini, sulit untuk mengatakan swasembada itu hanya wacana. Justru ini bukti konkret,” tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah saat ini terus memperkuat produksi dalam negeri melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan luas tanam, perbaikan irigasi, hingga dukungan langsung kepada petani.

“Dengan langkah-langkah tersebut, optimisme terhadap tercapainya swasembada beras semakin menguat, sekaligus mempertegas bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” ucapnya.

Sebelumnya, Sudaryono mendampingi Presiden melakukan sidak ke kompleks gudang Bulog di Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).

Ia menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan secara mendadak untuk memastikan kondisi riil ketersediaan cadangan beras pemerintah.

“Jadi, kunjungannya ini bersifat mendadak, tidak ada pemberitahuan, langsung mampir sehingga ingin mengetahui sebetulnya seperti apa,” katanya.

Sudaryono mengungkapkan hasil peninjauan menunjukkan stok beras dalam kondisi tinggi dan gudang Bulog di berbagai daerah terisi penuh.

“Ternyata memang membanggakan, jadi stok cadangan beras pemerintah kita memang tinggi, gudang Bulog ini di mana-mana penuh. Itu menjadi catatannya,” ujarnya.

Ia juga menyebut kinerja produksi beras nasional menunjukkan tren positif. Pada 2025, produksi meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didukung oleh peningkatan luas panen serta kebijakan penguatan sektor pertanian. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya