Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat kerja sama dalam penyediaan data harga kebutuhan pokok. Melalui jaringan kontributor yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, Kemendag menghimpun data harga harian komoditas strategis melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP). Data tersebut kemudian dimanfaatkan BPS untuk menghitung Indeks Perkembangan Harga (IPH).
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa IPH dihitung setiap minggu sebagai indikator proksi inflasi.
“IPH setiap minggu disusun dari data harga yang diterima BPS melalui SP2KP Kemendag. Ini merupakan contoh nyata kolaborasi dalam penyediaan statistik sektoral,” ujar Amalia dalam Rakernas Pemantauan Barang Kebutuhan Pokok Kemendag yang diikuti Koordinator SP2KP seluruh Indonesia.
Setiap Senin, Kepala BPS menyampaikan perkembangan IPH pada rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri. Amalia menegaskan bahwa respons cepat pemerintah terhadap dinamika harga kebutuhan pokok membutuhkan informasi yang akurat, terkini, serta koordinasi antarlembaga.
“Penyusunan IPH mingguan kini memasuki tahun keempat dan telah menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan yang berpengaruh pada daya beli masyarakat. Kami menyampaikan apresiasi kepada Menteri Perdagangan dan jajarannya atas kolaborasi yang terjalin selama ini,” katanya.
Menteri Perdagangan Budi Santoso turut menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terbangun. “Terima kasih kepada BPS atas kerja sama dan kepercayaan dalam penggunaan data kami. Akurasi data adalah prioritas. Jika harga naik, bukan angkanya yang kita ubah, tetapi kebijakan yang harus diintervensi,” ujarnya.
BPS juga mengapresiasi langkah Kemendag dalam memperkuat sistem pemantauan melalui SP2KP, termasuk integrasi pelaporan elektronik, penyempurnaan validasi data, serta peningkatan kapasitas petugas lewat program e-learning. Upaya ini dinilai krusial dalam membangun ekosistem data harga pangan nasional yang lebih kuat.
Di sela kegiatan Rakernas, Mendag dan Kepala BPS turut meninjau harga komoditas pangan di Pasar Cihapit, Bandung (20/11), terutama komoditas yang rentan berfluktuasi seperti beras, cabai merah, daging ayam, dan daging sapi. (E-3)
KOTA Bandung kembali mencatatkan peran strategis di tingkat nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) RI resmi meluncurkan dan mensosialisasikan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Bandung.
BPS menerapkan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) sebagai upaya dalam menyelaraskan sistem perizinan usaha
Bahkan setelah data dipublikasikan, proses belum berhenti karena masih ada tahap evaluasi untuk memastikan kualitas dan perbaikan.
INFLASI yang terjaga dalam rentang toleransi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
BPS mencatat produksi gula 2025 naik jadi 2,67 juta ton, konsumsi rumah tangga turun, namun Indonesia masih bergantung pada impor 3,93 juta ton.
BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi DI Yogyakarta tengah mematangkan persiapan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026, untuk menangkap pergeseran struktur ekonomi DIY.
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini, menurutnya, dipicu oleh tingginya permintaan dari masyarakat jelang Ramadan. Masyarakat biasanya menyetok bahan makanan selama Ramadan.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Sebagai bagian dari Artha Graha Peduli, Hotel Borobudur Jakarta menyiapkan paket sembako berkualitas dengan harga terjangkau.
Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Nataru untuk mengendalikan harga bahan pokok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved