Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan saat ini pihaknya tengah mempercepat pembentukan regulasi demi mengoptimalkan operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Langkah pertama, adalah mengakselerasi implementasi Inpres dan Keppres yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terkait koordinasi 17 Kementerian/Lembaga.
"Tugasnya cuma satu, mempercepat operasional Kopdes Merah Putih. Oleh karena itu, segala aturan kita selesaikan karena nanti menteri dan wakil menteri semua akan keliling Indonesia untuk mempercepat sekurang-kurangnya, pada 28 Oktober 2025 itu, 80 ribu koperasi ini sudah ada barangnya, sudah operasional," kata Zulkifli di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa (5/8).
Selain itu, Zulhas menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan Peraturan Menteri Desa (Permendes). Beleid itu akan menjadi mekanisme persetujuan dari Kepala Desa dalam rangka pembiayaan Kopdes Merah Putih
"Kami berharap sebelum 17 Agustus semoga mudah-mudahan sudah jadi sambil bersamaan kita juga membentuk koperasi itu dengan baik," tuturnya.
Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Ini jangan disalahpahami, kita ini tidak ada APBN. Semua pakai bisnis modelnya dulu kita perkuat agar bisa menghasilkan, bisa menguntungkan," beber pria yang akrab disapa Zulhas itu.
Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa perlu kolaborasi kuat dengan berbagai pihak khususnya Bank Himbara. Proses itu bakal dirancang secara transparan akuntabel.
"Perlu diingat bahwa masalah koperasi ini tidak hanya berbicara soal akses modal, mereka juga harus disiapkan untuk dikelola secara profesional, modern dan digital," pungkasnya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan dana desa akan menjadi jaminan untuk pembiayaan operasional Kopdes Merah Putih yang mengajukan plafon pinjaman ke Himbara.
"Dana desa itu akan menjadi intersep kalau koperasinya itu dalam hal angsuran gagal karena mungkin kelakuan pengurusnya," ucap Yandri saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa (5/8).
Yandri juga mengatakan, apabila nanti Kopdes Merah Putih mengajukan plafon pinjaman sebesar Rp100 juta, mereka tidak akan menerima dalam bentuk uang.
"Nanti pinjaman Kopdes itu dalam bentuk barang, seperti elpiji 3 kg, atau pupuk. Misalkan dia butuh pupuk Rp50 juta, Rp50 juta itu tidak masuk ke Kopdes, tapi Rp50 juta itu langsung diberikan ke Pupuk Indonesia, nanti Kopdes terima pupuk. Jadi sebenarnya Kopdes tidak terima duit langsung dari Bank Himbara," jelas Yandri.
Peneliti Center of Reform on Economic (CoRe) Indonesia, Eliza Mardian menegaskan bahwa pemerintah perlu menyiapkan mitigasi risiko gagal bayar.
"Ini salah satu strategi agar lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan. Karena selama ini kalau uang dari pemerintah sering dipandang seperti bagi-bagi, sehingga pengelolaannnya kurang baik dan tidak berkelanjutan," beber Eliza. (E-3)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Batam resmi membatalkan gelaran Pesta Rakyat pada malam puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Dataran Engku Putri Batamcentre, Sabtu (30/8) malam.
BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam resmi membatalkan pelaksanaan acara "Pesta Rakyat Rangkaian Perayaan HUT ke-80 RI" yang seharusnya digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) kembali melanjutkan program Aksi Sehat Bangun Bersama yang digelar di 80 desa wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).
RANGKAIAN perayaan HUT ke-80 RI di Bontang yang digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bukan hanya menyisakan euforia kemerdekaan, tetapi juga meninggalkan kontribusi ke warga.
INDONESIA memasuki usia 80 tahun kemerdekaan.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara dan pemerintah terhadap eksistensi DPD RI sebagai lembaga legislatif dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti risiko rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih terkait kesenjangan keterampilan dan urbanisasi.
Pengamat CORE Indonesia menilai rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dorong konsumsi desa, namun ingatkan risiko kredit macet bagi APBN.
Pengamat koperasi Agung Sujatmiko ingatkan pemerintah perjelas skema rekrutmen 30.000 manajer Kopdes Merah Putih guna hindari konflik sosial di desa.
PARA manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ditekankan agar memiliki jiwa kewirausahaan.
DINAMIKA ketenagakerjaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi seiring dengan kebutuhan efisiensi dan ekspansi bisnis.
PEMERINTAH resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved