Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati Hari ASEAN 2025, Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyatakan dukungan terhadap dua inisiatif terbaru yang diluncurkan oleh ASEAN Tourism Association (ASEANTA). Yakni, platform digital baru bernama Microsite Discover ASEAN dan Penghargaan Pariwisata ASEANTA ke-39, yang bertujuan memperkuat posisi kawasan ASEAN di sektor pariwisata.
“Sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan, Indonesia mendukung langkah bersama ini untuk memperkuat jati diri ASEAN sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” ujar Ni Luh Puspa saat peluncuran inisiatif tersebut di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat (8/8).
Indonesia, ungkapnya, mengapresiasi upaya ASEAN dalam menghadirkan inovasi ini sebagai bentuk komitmen kolektif untuk menampilkan bagaimana inovasi digital, kolaborasi lintas negara, serta nilai-nilai kesejahteraan dapat menyelamatkan dan membangun kembali sektor pariwisata regional.
“Upaya ini sejalan dengan agenda pembangunan kawasan Asia Tenggara di masa pasca pandemi, yang fokus pada pemulihan pariwisata, inovasi digital, dan kolaborasi lintas negara,” tambah Wamenpar.
Microsite Discover ASEAN adalah hasil kolaborasi antara aplikasi Move dan ASEANTA. Platform ini dapat diakses melalui halaman utama aplikasi Move dan menyajikan berbagai rekomendasi seputar kuliner, budaya, hingga destinasi tersembunyi di tiap negara ASEAN.
Selain itu, microsite ini juga menyediakan informasi persyaratan perjalanan yang telah diverifikasi, tautan ke situs resmi imigrasi masing-masing negara, serta panduan terkini terkait protokol perjalanan dan keamanan wisatawan.
Ni Luh Puspa menyatakan di dunia yang semakin digital, platform ini menjadi respons tepat terhadap perubahan tren perjalanan global. Microsite Discover ASEAN menawarkan kemudahan bagi wisatawan untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya Asia Tenggara sekaligus berbagi pengalaman.
"Melalui inovasi kolektif ini, kita tidak hanya memperbaiki disrupsi masa lalu, tetapi juga membangun ekosistem pariwisata Asia yang terhubung secara menyeluruh," jelasnya.
Sementara itu, Presiden ASEANTA Eddy Krismeidi Soemawilaga menjelaskan Penghargaan Pariwisata ASEANTA ke-39 merupakan penghargaan regional pertama yang dirancang untuk mengapresiasi pencapaian, inovasi, dan dampak positif dalam industri pariwisata Asia Tenggara.
“Penghargaan ini menunjukkan tekad kita untuk pulih, berinovasi, dan terus maju," imbuhnya.
ASEANTA Tourism Award disebut memiliki sejarah panjang sebagai platform untuk mengakui dan menghormati kontribusi positif dalam pariwisata ASEAN, mulai dari inisiatif berbasis komunitas hingga inovasi besar dalam pemasaran dan kesejahteraan.
Penghargaan ASEANTA ke-39 terdiri dari 12 kategori, antara lain artikel Perjalanan Terbaik (best travel article). Program Maskapai Terbaik (Best Airline Programme), Foto Pariwisata Terbaik (Best Tourism Photo), Program Kapal Pesiar Terbaik (Best Cruise Programme) Paket Hotel Terbaik (Best Hotel Package) dan lainnya. (E-4)
Penguatan ekonomi hijau di kawasan ASEAN membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga internasional.
Menelusuri sejarah tuan rumah bersama Piala Dunia, mulai dari edisi 2002 hingga rencana ambisius 2026 dan peluang negara ASEAN di masa depan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo memprioritaskan ASEAN di tengah konflik global, sambil tetap menjalin kerja sama dengan Rusia dan Prancis.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan skuat Garuda tidak merasa inferior menghadapi Tailan di final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026.
Ia menyinggung, selama ini posisi Jakarta kerap berada di bawah kota-kota besar Asia Tenggara dalam berbagai indikator global. Namun, hasil
Kampanye yang berjalan di empat negara ASEAN ini dinilai berhasil mendorong perjalanan intra-kawasan dengan menyoroti destinasi-destinasi yang belum banyak dikunjungi.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved