Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU dua pekan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) langsung menepati janjinya untuk menjaga transparansi dan menunjukkan kinerja yang solid. Emiten alat kesehatan diagnostik ini mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 26,7% menjadi Rp78,3 miliar pada semester I 2025.
Tak hanya itu, CHEK juga membukukan laba bersih Rp5,26 miliar dalam periode yang sama. Laporan keuangan yang dirilis menunjukkan arah bisnis yang jelas: pertumbuhan sehat, efisiensi biaya, dan upaya membangun profitabilitas jangka panjang.
“Laporan keuangan semester I 2025 ini memperkuat fondasi kami untuk terus bertumbuh sebagai perusahaan terbuka. Ini membuktikan kesiapan Diastika Biotekindo untuk menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan stakeholder,” ujar F.X Yoshua R, Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk dalam keterangan yang diterima, Kamis (31/7).
IPO yang baru saja dilaksanakan menjadi langkah strategis untuk memperkuat modal kerja, memperluas distribusi nasional, serta mengembangkan lini produk diagnostik unggulan. Seiring dengan penguatan efisiensi biaya dan peningkatan layanan purnajual yang mulai menciptakan pendapatan berulang (recurring income).
“Dengan transparansi ini, kami ingin membangun kepercayaan jangka panjang dan membuka pintu bagi lebih banyak investor untuk menjadi bagian dari transformasi industri alat kesehatan nasional” ujar F.X Yoshua.
Komitmen Transparansi Jangka Panjang, CHEK mengirim pesan penting kepada investor, bahwa pertumbuhan bukan hanya direncanakan, tapi benar-benar dijalankan. “Capaian ini menjadi sinyal awal yang kuat bahwa fundamental bisnis kami terus menguat pasca IPO. Kami berkomitmen untuk memberikan hasil yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham ujar F.X Yoshua R, Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk.
Perseroan akan terus memperkuat posisinya sebagai penyedia alat kesehatan diagnostik yang andal, dengan fokus pada inovasi produk dan peningkatan jangkauan distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia. Perseroan berkomitmen untuk terus mendorong inovasi di sektor alat kesehatan diagnostik dan memperluas akses layanan diagnostik yang cepat, akurat, dan terjangkau di seluruh Indonesia.
“Transparansi bagi kami bukan soal kewajiban, tapi strategi dengan ekspansi produk Alat Kesehatan Diagnostik Dalam Negeri sebagai penguatan kapasitas manufaktur alat kesehatan dalam negeri untuk memperkuat ekosistem alat kesehatan nasional dan memberikan solusi diagnostik yang lebih terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat lewat program pemerintah (tender) yang saat ini masih berproses, kami bisa tumbuh bersama investor dan efektivitas strategi kami dalam mengoptimalkan pendapatan dan efisiensi operasional, di tengah permintaan yang terus tumbuh terhadap solusi diagnostik di Indonesia,” ujar F.X Yoshua R, Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk.
Di sektor alat kesehatan diagnostik, efisiensi dan kecepatan distribusi menjadi kunci. Kinerja keuangan yang membaik dapat menguatkan narasi bahwa CHEK adalah market-driven dan scalable dengan terbukti tumbuh positif pasca IPO, dengan arah bisnis yang jelas dan terukur. Manajemen terbukti mampu menjaga efisiensi dan ekspansi secara bersama dalam waktu kurang dari 6 bulan pasca IPO. (P-4)
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
IHSG dibuka melemah tipis ke 7.378 pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak harga minyak global dan pelemahan Rupiah terhadap laju bursa hari ini.
Kasus IPO HYBE memanas! Polisi ajukan penangkapan Bang Si Hyuk, tapi tim hukum menyebut langkah itu tak perlu. Ini kronologi lengkap dan dampaknya ke BTS.
Kasus HYBE memanas! Polisi Korea Selatan ajukan surat penangkapan Bang Si-hyuk atas dugaan manipulasi IPO dan keuntungan ilegal hingga 190 miliar won.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sebanyak 15 perusahaan saat ini berada dalam antrean (pipeline) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering.
Intelix Group telah melayani lebih dari 500 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk perbankan, multifinance, pemerintahan, serta industri lainnya.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) siap IPO dengan target dana Rp306 miliar. Simak jadwal, harga, dan cara pesan mudah lewat aplikasi IPOT
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) resmi gelar IPO perdana 2026. Incar dana Rp306 miliar untuk akuisisi strategis. Cek jadwal dan harga sahamnya di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved