Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuding adanya serangan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait kebijakan hilirisasi yang dijalankan Indonesia.
Dia menyebut, isu yang diangkat LSM tidak hanya seputar buruknya pertambangan nikel, tetapi juga bauksit dan timah di Tanah Air.
Menurutnya, serangan-serangan ini terjadi karena negara-negara tersebut menyadari besarnya nilai ekonomi dari sumber daya alam yang sedang dikembangkan Indonesia melalui hilirisasi.
"Banyak LSM yang mulai serang-serang Indonesia untuk menyangkut hilirisasi. Serang menyangkut nikel, serang menyangkut bauksit, timah," ujar Bahlil dalam Pembukaan Human Capital Summit 2025 di Jakarta, Selasa (3/6).
Bahlil mengungkapkan banyak negara kini mulai merasa khawatir terhadap lompatan besar yang sedang disiapkan Indonesia dalam mengelola sumber daya alam secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam catatanya, sebelum kebijakan hilirisasi diterapkan, ekspor nikel Indonesia pada 2017-2018 hanya sekitar US$3,3 miliar. Namun setelah kebijakan larangan ekspor bijih nikel diterapkan pada 2019-2020 dan pembangunan industri dalam negeri dimulai, nilai ekspor meningkat drastis menjadi USD 34 miliar pada 2023.
Kini, Indonesia menjadi salah satu negara eksportir produk turunan nikel terbesar di dunia. Politikus Partai Golkar itu pun menegaskan dirinya tidak akan gentar menghadapi tekanan dari pihak asing. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya keberlanjutan program hilirisasi sumber daya alam.
"Saya sebagai Menteri ESDM, tidak akan mundur sejengkal pun dari tekanan asing untuk melanjutkan program hilirisasi," tegas Politikus Partai Golkar itu.
Bahlil menekankan Indonesia adalah negara merdeka yang memperoleh kemerdekaannya melalui perjuangan, bukan pemberian. Karena itu, tidak ada satu pun negara yang berhak mengatur arah kebijakan dalam negeri Indonesia.
"Hilirisasi adalah keputusan final dan mengikat yang harus tetap dijalankan, sekalipun banyak tantangan yang menghadang," ujarnya.
Dalam jangka panjang, pemerintah telah menyusun agenda hilirisasi hingga 2040, dengan kebutuhan investasi mencapai sekitar US$618 miliar. Program ini mencakup berbagai hilirisasi strategis, tidak hanya pada minyak dan gas atau mineral mentah, tetapi juga pertanian, perikanan, hingga perkebunan.
Kendati demikian, Menteri ESDM mengakui dalam proses hilirisasi masih terdapat kekurangan dan tantangan, namun itu adalah hal yang wajar dalam setiap transformasi besar. Pemerintah, lanjutnya, akan terus menyiapkan roadmap yang komprehensif agar pembangunan ini berjalan berkelanjutan dan inklusif.
"Tidak ada satu negara pun di dunia yang bisa langsung sempurna ketika menjalankan program besar seperti ini. Perbaikan terus kita lakukan," ucapnya. (E-4)
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Pengawasan terhadap aliran dana asing penting guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan untuk kepentingan melanggar hukum.
Forum Strategis Anak Bangsa (Forsa) menilai aparat penegak hukum tidak cekatan dalam menangani dugaan aliran dana asing ke lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Menurut Pigai, ketergantungan itu terlihat jelas ketika pemerintah harus menyusun berbagai laporan HAM untuk kepentingan internasional.
Kejati Banten imbau pejabat daerah yang diperas oknum LSM segera melapor ke Bidang Intelijen Kejari untuk menjaga transparansi dan kelancaran pembangunan.
Laporan investigatif The New York Times yang menyinggung dugaan keterlibatan industri kendaraan rekreasi (RV) Amerika Serikat dalam deforestasi hutan tropis Kalimantan menuai kritik.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Prabowo Subianto melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi nasional fase II.
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi mencanangkan 13 proyek besar hilirisasi nasional tahap kedua.
Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi menjadi kunci utama untuk menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah untuk mendorong ketahanan energi nasional.
Prabowo resmi mulai hilirisasi Rp116 triliun dengan 13 proyek strategis. Targetnya jelas, hentikan ekspor mentah dan dorong ekonomi mandiri Indonesia.
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved