Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar lembaga jasa keuangan (LJK) untuk meningkatkan kehati-hatian dalam mengelola risiko sebagai upaya untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi. Perlambatan ekonomi dapat berdampak terhadap kinerja LJK non-bank, seperti dana pensiun dan asuransi.
"Untuk dana pensiun, pertumbuhan ekonomi yang melambat bisa menurunkan imbal hasil investasi, mengurangi kemampuan dana pensiun untuk memenuhi kewajiban di masa depan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono di Jakarta, Minggu (27/4).
Sedangkan terkait industri asuransi, ia menyatakan bahwa perlambatan ekonomi dapat mempengaruhi hasil investasi produk unit link serta meningkatkan risiko klaim atau penarikan tunai. Ia menuturkan bahwa daya beli masyarakat yang menurun juga dapat mengurangi permintaan produk asuransi, terutama yang berbasis
investasi. "Dampak ini menuntut LJK nonbank untuk lebih berhati-hati dalam mengelola risiko dan berinovasi dalam produk mereka," ujar Ogi.
OJK mencatat bahwa aset industri asuransi meningkat 1,03 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari Rp1.130,05 triliun pada Februari 2024 menjadi Rp1.141,71 triliun pada Februari 2025. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan aset asuransi komersial 1,15 persen yoy menjadi Rp920,25 triliun serta peningkatan aset asuransi nonkomersil sebesar 0,54 persen yoy menjadi Rp221,45 triliun.
Industri dana pensiun juga mengalami peningkatan total aset sebesar 5,94 persen yoy menjadi Rp1.511,71 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari aset program pensiun sukarela senilai Rp381,13 triliun, naik 2,36 persen yoy, dan aset program pensiun wajib sejumlah Rp1.130,58 triliun, tumbuh 7,20 persen yoy.
Dalam rangka mendukung program literasi keuangan nasional yang diumumkan OJK, PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau pada Kamis (24/4). Kegiatan literasi keuangan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, perencanaan keuangan masa depan, serta pengenalan terhadap berbagai produk dan layanan di sektor jasa keuangan, termasuk asuransi.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum, kami percaya bahwa edukasi keuangan harus dimulai sejak dini, agar masyarakat terutama generasi muda dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata kami dalam mendorong masyarakat yang cerdas
finansial dan sadar akan pentingnya perlindungan keuangan," ujar Direktur Teknik PT Jasaraharja Putera, Suhardiman.
Wakil Rektor III UIN Suska Riau menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PT Jasaraharja Putera. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat relevan dan bermanfaat dalam menunjang pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap aspek kehidupan yang lebih luas, termasuk dalam hal keuangan.
Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Riau, Elvira Azwan, dalam kesempatan yang sama menyoroti masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia. Ia mengingatkan pentingnya pemahaman yang benar mengenai produk-produk jasa keuangan untuk mencegah kerugian dan penipuan akibat kurangnya informasi.
Kegiatan ini mencakup pemberian materi mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan, pengenalan lembaga keuangan seperti asuransi umum dan syariah, serta edukasi mengenai produk-produk dari Jasaraharja Putera. Peserta juga dibekali pengetahuan praktis untuk memverifikasi legalitas penyedia jasa keuangan. (Ant/I-2)
Satgas PASTI Otoritas Jasa Keuangan menghentikan 951 pinjol ilegal dan 2 investasi bodong selama Januari-Maret 2026. Simak modus terbaru dan total dana yang diselamatkan.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Program tersebut juga diharapkan semakin mempercepat akses keuangan dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah rekening pelajar di Indonesia tembus 59 juta dengan dana Rp30,31 triliun. OJK ungkap tren meningkat dan faktor pendorongnya di 2026.
MSCI soroti reformasi pasar modal Indonesia. OJK klaim transparansi dan integritas meningkat, jadi sinyal kuat bagi investor global jelang review indeks 2026.
Dorongan untuk memperdalam instrumen investasi di pasar modal Indonesia kian menguat seiring kebutuhan akan produk yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.
PERENCANAAN warisan kian menjadi perhatian nasabah segmen affluent dan high net-worth (HNW), seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan aset yang tidak hanya bernilai.
Melalui pendekatan digital at heart with human touch, pihaknya menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap langkah transformasi yang dijalankan perusahaan.
Bagi driver ojol peserta asuransi Perisai, biaya pengobatannya akan ditanggung sepenuhnya, apabila mengalami kecelakaan kerja. Asuransi ini berlaku di semua rumah sakit (RS) Indonesia.
BRI Life dan BRI bersinergi dalam Wealth and Tax Excellence 2026 untuk edukasi pengelolaan aset, pajak, dan asuransi bagi perencanaan keuangan berkelanjutan.
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Inovasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk tetap berdaya saing di industri asuransi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved