Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koperasi dan UKM terus menggenjot program prioritas pengembangan kapasitas usaha mikro melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Program ini difokuskan pada reaktivasi pendampingan di 15 PLUT yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia dengan tujuan mendorong peningkatan kualitas SDM dan mengakselerasi pertumbuhan ekosistem kewirausahaan.
PLUT, sebagai fasilitas yang disediakan KemenKopUKM bagi pemerintah daerah, berperan penting dalam meningkatkan kinerja produksi dan daya saing UMKM. Program reaktivasi ini dirancang untuk mendeteksi local heroes dalam ekosistem PLUT, meliputi wirausahawan, mentor, dan stakeholder.
Akseleraksi.id, perusahaan sosial yang fokus pada transformasi digital UMKM, turut ambil bagian dalam program ini. Mereka mengirimkan fasilitator berpengalaman ke 6 lokasi, yaitu Padang (Sumatra Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bangli (Bali), Bantaeng (Sulawesi Selatan), Bengkulu Utara (Bengkulu), dan Banjar Baru (Kalimantan Selatan).
Baca juga : UMKM Muda Masa Depan Perekonomian Bangsa
“Pengembangan kapasitas SDM adalah kunci untuk mewujudkan UMKM yang berdaya saing dan mandiri. Melalui pelatihan ini, Akseleraksi.id berkomitmen meningkatkan kualitas SDM UMKM yang sejalan dengan SDGs 4 tentang quality education," ujar Chief of Business Development Akseleraksi.id. Raja Aksana Alrando dilansir dari keterangan resmi, Minggu (13/10).
“Kami percaya, dengan memberikan pendampingan yang tepat, UMKM dapat bertransformasi menjadi lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan,” sambungnya.
Selama 3 hari, sebanyak 700 pelaku usaha mikro di 15 provinsi dibekali materi tentang Inovasi dan Pengembangan Produk, Pemasaran Digital, dan Lokakarya menggunakan lembar kerja yang relevan dengan tantangan UMKM.
"Pelatihan ini memberikan wawasan dan alat yang diperlukan bagi UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan digital," tambah fasilitator sekaligus CEO Akseleraksi.id Gilang Bagaskara.
Kolaborasi antara KemenKopUKM dan Akseleraksi.id dalam program ini menunjukkan komitmen dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia dengan berfokus dalam pendidikan dan transformasi digital, merupakan sinergi yang berdampak bagi KemenKopUKM dan Akseleraksi.id dalam upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). (H-2)
FOUNDER Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Penguatan digitalisasi akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan efisiensi pelaku usaha, sehingga UMKM dapat lebih kompetitif di tengah perubahan pasar yang dinamis.
Aktivitas difokuskan pada proses edukasi PHBS di lingkup sekolah, kegiatan coaching UMKM, edukasi ibu hamil, dan revitalisasi Posyandu.
Kegiatan yang berlangsung selama Oktober hingga November 2025 ini berfokus pada pendampingan intensif bagi UMKM Kripik Pisang Kuryati, sebuah usaha kuliner lokal yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Pelatihan ini diikuti 50 peserta dari kalangan pelaku UMKM dan ibu rumah tangga di Garut, Jawa Barat.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama UMKM Sahabat Sandi kembali menghadirkan pelatihan usaha.
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved