Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama UMKM Sahabat Sandi kembali menghadirkan pelatihan usaha.
Workshop bertajuk 'Baking Kekinian Raih Cuan dari Usaha Rumahan' ini digelar di Aula Attaqwa Sriwijaya, Jalan Jenggala II, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (10/10).
Sebanyak 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Jakarta mengikuti pelatihan tersebut.
Fokus utama pelatihan kali ini adalah pembuatan kue klappertaart, makanan berbasis kelapa khas Manado, yang tengah populer dan memiliki potensi pasar tinggi.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membuka akses pelatihan wirausaha, terutama bagi perempuan, guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
“Yayasan Indonesia Setara percaya masyarakat yang maju adalah yang memiliki kesempatan setara dalam berkarier, berkarya, dan mandiri secara ekonomi, terutama bagi perempuan,” ujar Sandiaga dalam pembukaan acara.
Selain belajar membuat klappertaart dari dasar hingga siap jual, peserta juga dibekali dengan materi seputar standarisasi resep dan ukuran porsi.
Lebih jauh, pelatihan ini juga mengintegrasikan keterampilan digital melalui sesi pemasaran berbasis media sosial dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Para peserta diajak langsung mempraktikkan pembuatan konten promosi dan mengelola pre-order produk melalui platform digital.
Dalam sesi kick-off, para ibu rumah tangga yang menjadi peserta bahkan ditantang untuk langsung membuat konten pembukaan pesanan (open pre-order) di media sosial masing-masing.
"Langsung praktek, jualan, bisa langsung cuan," ungkap Sandiaga Uno.
Bersamaan, pelatih baking sekaligus pelaku UMKM Sahabat Sandi, Ethy Wirdaningsih menjelaskan pelatihan akan dilanjutkan dengan sesi pendampingan intensif selama tiga minggu.
Pendampingan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan peserta dalam memulai dan mengembangkan usaha.
Peserta juga akan dibimbing dan berlatih membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi digital marketing, serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
“Kami akan mendampingi peserta secara langsung dalam praktik usaha harian mereka. Mereka bisa berdiskusi, bertanya, dan mendapatkan masukan yang bisa langsung diterapkan,” kata Ethy. (E-4)
FOUNDER Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Penguatan digitalisasi akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan efisiensi pelaku usaha, sehingga UMKM dapat lebih kompetitif di tengah perubahan pasar yang dinamis.
Aktivitas difokuskan pada proses edukasi PHBS di lingkup sekolah, kegiatan coaching UMKM, edukasi ibu hamil, dan revitalisasi Posyandu.
Kegiatan yang berlangsung selama Oktober hingga November 2025 ini berfokus pada pendampingan intensif bagi UMKM Kripik Pisang Kuryati, sebuah usaha kuliner lokal yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Pelatihan ini diikuti 50 peserta dari kalangan pelaku UMKM dan ibu rumah tangga di Garut, Jawa Barat.
SEMANGAT juang Kartini, Perempuan di Kabupaten Tegal didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan berbasis usaha rumahan.
TUMBUHKAN jiwa kewirausahaan, INOTEK Foundation Bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa EMAS 2026.
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan, antara lain berisi 3 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, 1 Botol sirup dan 0,5 kilogram gula pasir.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Majelis Taklim Darratun Nasihin menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved