Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan pelebaran defisit yang diperkirakan mencapai 2,70% dari PDB di tahun ini tak turut memperlebar rentang defisit tahun depan yang telah ditargetkan berkisar 2,29% hingga 2,82% terhadap PDB.
"Itu sudah kita tetapkan 2,29% hingga 2,82% untuk tahun depan. Jadi itu sudah ditetapkan harus dalam range itu. Karena itu kesepakatan antara pemerintah dan DPR, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus menjaga disiplin fiskal," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu kepada pewarta di Gedung DPR, Senin (8/7).
Pemerintah, lanjutnya, akan terus mewaspadai dan mengantisipasi risiko ekonomi global yang dapat memengaruhi kinerja APBN. Sejauh ini Febrio meyakini ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di kisaran 5% hingga akhir tahun.
Baca juga : Pengamat: Defisit Rendah Jangan Jadi Disinsentif bagi Perekonomian
Namun Febrio enggan memastikan apakah nantinya realisasi defisit itu bisa di bawah 2,70%. Menurutnya itu dapat kembali dilihat setelah angka pertumbuhan ekonomi triwulan II resmi diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Agustus 2024.
Jika pertumbuhan ekonomi triwulan II masih terjaga di kisaran 5%, dia optimistis defisit dapat sesuai dengan yang diperkirakan. Pendukung lainnya ialah dari kinerja perdagangan yang sejauh ini masih membukukan surplus.
"Bulan juni ini realisasi ekspor kita prediksi akan cukup bagus, sehingga akan menunjukkan lagi pemulihan ekspor ini dari Mei ke Juni dan harapannya berlanjut sampai akhir tahun," kata Febrio. (Mir/Z-7)
Dengan pemotongan dan penghematan di sana sini, katanya, pemerintah memastikan defisit APBN bisa dijaga di sekitar 2,9%.
Dalam dua bulan pertama tahun anggaran, defisit APBN telah mencapai Rp135,7 triliun. Lebih parahnya, kondisi ini diiringi kontraksi penerimaan negara sebesar Rp94,3 triliun.
Selain kebijakan WFH, pengamat menekankan pentingnya efisiensi belanja pemerintah, khususnya pada program-program besar.
Airlangga menjelaskan, pemerintah tengah mengkaji kebijakan pajak ekspor batu bara guna menangkap potensi windfall profit.
KENAIKAN harga minyak dunia dinilai berpotensi memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Airlangga Hartarto mengusulkan penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang sebagai langkah antisipasi apabila konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia.
Kemudian Airlangga juga memperlihatkan indeks keyakinan konsumen masih tinggi di 122,9 dan neraca perdagangan surplus dalam 70 bulan sebesar US$148,2 miliar.
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Menurutnya, dengan relatif damainya kawasan Asia Tenggara, Indonesia bisa mengkapitalisasi suasana aman ini untuk memikat investor.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan inflasi global diperkirakan naik dari 3,8 persen menjadi 4,1 persen akibat dampak perang AS-Israel dengan Iran.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved