Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJUALAN rumah di Amerika Serikat (AS) merosot lebih lanjut pada September ke tingkat terendah dalam 13 tahun. Ini menurut data industri yang dirilis Kamis (19/10). Maklum, tingkat suku bunga tinggi dan pasokan properti yang terbatas.
Penjualan rumah yang ada turun 2,0% bulan lalu dari Agustus. Hasilnya, ini mencapai tingkat tahunan sebesar 3,96 juta, disesuaikan secara musiman, kata National Association of Realtors (NAR).
Angka itu merupakan laju paling lambat sejak Oktober 2010, karena kenaikan suku bunga membuat kepemilikan rumah menjadi lebih mahal bagi pembeli baru. Pemilik rumah yang ada juga cenderung tidak menjual propertinya setelah menetapkan harga yang lebih rendah.
Baca juga: Inflasi Jepang Melambat di Bawah 3% Perdana sejak Agustus 2022
"Seperti yang terjadi sepanjang tahun ini, terbatasnya persediaan dan rendahnya keterjangkauan perumahan terus menghambat penjualan rumah," kata kepala ekonom NAR Lawrence Yun. Dari tahun lalu, penjualan rumah di September turun sekitar 15%.
"Federal Reserve tidak bisa terus menaikkan suku bunga mengingat melemahnya inflasi dan melemahnya perolehan lapangan kerja," kata Yun dalam satu pernyataan. Ia menambahkan, berbeda dengan 2010, saat ini tidak banyak penjualan yang tertekan.
Harga rata-rata rumah yang ada, kata NAR, naik dari tahun lalu selama tiga bulan berturut-turut menjadi US$394.300. Hal ini menegaskan, "Kebutuhan mendesak terhadap lebih banyak pasokan perumahan," tambah Yun.
Baca juga: Deutsche Bahn Jual Grup Transportasi Arriva Berbasis di Inggris
Namun para pengembang juga menghadapi lemahnya permintaan karena masalah keterjangkauan dan terbebani oleh kondisi kredit yang lebih ketat. "Penjualan rumah kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan sampai pasokan berkurang dan suku bunga stabil atau turun," kata ekonom Rubeela Farooqi dari High Frekuensi Economics kepada AFP. "Tidak satu pun dari dua hal ini yang akan terjadi dengan cepat."
Hipotek dengan suku bunga tetap 30 tahun yang populer baru-baru ini mencapai level tertinggi sejak 2000. Menurut perusahaan pembiayaan pinjaman rumah Freddie Mac, rata-ratanya sebesar 7,57% pada 12 Oktober alias jauh di atas 6,92% pada tahun sebelumnya.
Pada September, empat wilayah utama AS mencatat penurunan penjualan dibandingkan tahun lalu. "Penjualan saat ini kemungkinan mendekati tingkat minimum yang tidak dapat dimampatkan. Pasar hanya terdiri dari orang-orang yang harus pindah, karena alasan pekerjaan atau keluarga," kata ekonom di Pantheon Macroeconomics dalam catatan baru-baru ini.
"Pasar perumahan masih jauh dari pemulihan," mereka menambahkan. (Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Apresiasi datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap sinergi sektor swasta dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Kategori-kategori baru diluncurkan pada IPA 2026 sesuai perkembangan pasar properti saat ini. Termasuk Best Condo Developer dan Best Housing Developer dalam kategori Developer Award.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
PELAKU industri properti dan jasa keuangan terus dituntut adaptif di tengah dinamika global yang bergerak cepat.
Meskipun indeks harga properti residensial di pasar primer terus menunjukkan tren kenaikan, peluang bagi pembeli rumah pertama masih terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved