Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) umum (JBU) atau dikenal BBM nonsubsidi yakni pertamax, pertamax turbo, dexlite, dan pertamina dex mulai Jumat (1/9).
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyampaikan untuk harga pertamax dengan nilai oktan (RON) 92 dari Rp12.400 per liter, naik menjadi Rp13.300 per liter. Untuk Pertamax Green E5 (RON 95) ditetapkan menjadi Rp15.000 per liter, melonjak dari harga sebelumnya yang dipatok Rp13.500. Harga BBM pertamax turbo (RON 98) juga mengalami penyesuaian dari Rp14.400 per liter, naik menjadi Rp15.900 per liter.
Sementara harga BBM dexlite (CN 51) per hari ini diseluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina dibanderol Rp16.350 per liter, naik dari sebelumnya Rp13.950 per liter. Terakhir, Pertamina menaikkan harga pertamina dex (CN 53) menjadi Rp 16.900, dari sebelumnya Rp14.350 per liter.
Baca juga: Pertamina: Penghapusan Pertalite Jadi Pertamax Green 92 Masih Usulan
Irto menjelaskan penyesuaian harga BBM Pertamina mempertimbangkan berbagai aspek di antaranya tren harga publikasi means of platts Singapore (MOPS) periode 25 Juli 2023 hingga 24 Agustus 2023, dan kurs rupiah.
"Penyesuaian ini agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM hingga ke seluruh pelosok Tanah Air," kata Irto dalam keterangan resminya.
Baca juga: Demi Kurangi Polusi, IESR Setuju Pertalite Dihapuskan
Harga baru BBM pertamax cs itu berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5%, seperti misalnya di wilayah DKI Jakarta.
Adapun penyesuaian harga BBM nonsubsidi itu mengacu pada regulasi pemerintah yaitu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis BBM dan Minyak Solar. (Z-3)
Harga Pertalite April 2026. Simak validasi data harga BBM subsidi dan nonsubsidi di tengah isu tekanan APBN.
enaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak seragam dinilai berpotensi membuat konsumen beralih ke produk yang lebih murah.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebut harga Pertamax berpotensi naik mengikuti harga minyak dunia, sementara Pertalite dipastikan aman hingga akhir 2026.
WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi. dan LPG Adisatrya mengkritik keputusan pemerintah tanpa sosialisasi ke pelaku usaha
POLRESTA Banyumas, Jawa Tengah ,meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM dan elpiji memastikan ketersediaan energi setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi
Kementerian ESDM sebut kenaikan harga BBM hari ini, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 18 April 2026 dipicu harga minyak dunia. Cek daftar harga terbaru di sini.
SEKRETARIS Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan stabilitas pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tetap terjaga dan terkendali.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menilai PT Pertamina (Persero) masih memiliki kapasitas finansial yang memadai untuk menanggung selisih harga BBM.
KABAR rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang diisukan mulai berlaku per 1 April 2026 memicu kepanikan warga di Kabupaten Sidoarjo.
Distribusi BBM dipastikan aman selama mudik Lebaran 2026 dengan armada tangki, SPBU kantong, dan sistem pengendalian distribusi terintegrasi di seluruh Indonesia.
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM akan meningkat sebesar 7,6% pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved