Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Polresta Banyumas Perketat Distribusi 

Lieliek Dharmawan
20/4/2026 16:34
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Polresta Banyumas Perketat Distribusi 
Ilustrasi.(Lieliek Dharmawan / MI)

POLRESTA Banyumas, Jawa Tengah, meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM dan elpiji guna memastikan ketersediaan energi tetap stabil di tengah masyarakat setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi resmi diberlakukan.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi mengatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi penyimpangan distribusi pascakenaikan harga BBM nonsubsidi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mencakup stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), agen, hingga pangkalan elpiji subsidi 3 kilogram (kg).

 Fokus utama diarahkan pada pencegahan praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi, termasuk pengalihan elpiji subsidi ke sektor industri secara ilegal.

Selain pengawasan BBM nonsubdisi di lapangan, kepolisian juga mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Menurut Petrus, stok BBM dan elpiji di wilayah Banyumas masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai ada aksi panic buying justru berpotensi mengganggu kelancaran distribusi,”katanya.

Subsidi Tepat Sasaran

Polisi juga memastikan akan menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran, seperti praktik pemindahan isi tabung elpiji subsidi ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga lebih tinggi.

Di sisi internal, Polresta Banyumas turut mendorong efisiensi penggunaan BBM. Personel dianjurkan memanfaatkan alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan kendaraan listrik, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upaya pengawasan setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi turut diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat kecamatan, serta tokoh masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga distribusi energi terbit dan subsidi tepat sasaran. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga distribusi energi agar tidak disalahgunakan,” kata Petrus. (LD)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya