Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan penerimaan pajak pada tahun ini akan melebihi target yang sudah ditentukan dalam APBN.
Diperkirakan penerimaan pajak tahun ini akan sebesar Rp1.181,2 triliun atau mencapai 105,8 persen dari target.
“Outlook penerimaan pajak di akhir tahun diperkirakan akan melebihi target yakni 105,8 persen dari target. Penerimaan pajak ini meningkat 5,9 persen dari yang ditargetkan sebesar Rp1.718 triliun," kata Sri Mulyani Indrawati saat rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Senin (10/7).
Baca juga : Dolar AS Bisa Tembus Rp15.400 di Semester II-2023
Penerimaan pajak yang diperkirakan akan melebihi target ini dipengaruhi oleh perekonomian nasional yang masih tumbuh solid.
Selain itu, juga didukung oleh efektivitas implementasi kebijakan dan pengawasan kepatuhan.
Baca juga : APBN Surplus Rp152 Triliun di Semester I-2023
Adapun hingga semester I-2023, penerimaan pajak telah mencapai Rp970,2 triliun. Sementara itu, pada semester II mendatang penerimaan pajak diperkirakan hanya akan mencapai Rp848 triliun.
"Penerimaan pajak semester II-2023 ini tidak setinggi semester I memperhatikan kecenderungan moderasi harga komoditas," ujarnya. (Z-5)
Direktorat Jenderal Pajak menetapkan batas akhir pelaporan pajak tahunan melalui sistem Coretax pada 30 April untuk wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan.
DI tengah percepatan transformasi digital di sektor bisnis, pengelolaan perpajakan menjadi salah satu area yang mengalami perubahan signifikan.
Bapenda DKI Jakarta siapkan skema pajak kendaraan listrik (EV) berdasarkan nilai kendaraan, meski saat ini masih mengikuti arahan pusat untuk pembebasan pajak.
Perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik dinilai dapat memengaruhi percepatan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan rencana penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) atas jasa jalan tol masih berada pada tahap perencanaan dan belum menjadi kebijakan yang berlaku.
Seskipun sektor informal berperan sebagai penyangga ekonomi, sektor ini tidak memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai bagi pekerja.
Meningkatnya ketidakpastian global dinilai turut mendorong pertumbuhan sektor informal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Menkeu Purbaya targetkan tax ratio 11–12% pada 2026, optimistis penerimaan pajak membaik seiring pemulihan ekonomi dan perkuat pertumbuhan DJP.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kemenkeu mencatat penerimaan pajak 2025 mengalami shortfall Rp271,7 triliun dan pertumbuhan negatif 0,7% akibat moderasi komoditas dan tekanan ekonomi semester I.
Hingga akhir September 2025, realisasi penerimaan baru mencapai Rp7,30 triliun atau 55,01% dari target Rp13,27 triliun, disertai penurunan pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved