Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari tampil apik saat beri kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dengan tema 'raih cumlaude itu biasa, jadi pengusaha itu luar biasa'.
Akbar dalam paparannya menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun dunia usaha sebagaimana taglinenya 'kolaborasi daerah membangun Indonesia.
Menurutnya, tantangan saat ini dan kedepan sangatlah berat. Dunia sedang berada di fase ketidakpastian akibat pandemi dan perang.
"Dua tahun lebih kita berkutat dengan persoalan pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat destruktif. Dunia mengalami perubahan secara drastis. Ekonomi kita melemah, bahkan terjun bebas di angka yang mengkhawatirkan, dan hal itu terjadi di hampir semua negara," ujar Akbar saat memberi paparan bagi peserta Hipmi Talk yang bertempat di Auditorium Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI.
"Belum selesai pandemi, geopolitik dunia dihadapkan dengan perang Rusia-Ukraina serta perang dagang yang melibatkan Tiongkok dan Taiwan yang belum diketahui kapan akan berakhir," sambung Akbar.
Menurut Akbar, salah satu cara untuk bisa bertahan di tengah krisis ini adalah dengan membangun ekosistem ekonomi secara berjenjang dan berkelanjutan dengan pendekatan kaderisasi yang terstruktur sistematis dan masif.
"Mahasiswa UI memiliki peran signifikan lewat Hipmi Perguruan Tinggi dalam membangun dunia usaha di Indonesia yang lebih prospektif dan menjanjikan," ucap Akbar.
Sebagai pengusaha yang merangkak dari bawah, Akbar optimistis masa depan dunia usaha di Indonesia akan kembali membaik. Optimisme itu diungkapkannya ketika melihat antusiasme peserta Hipmi Talk yang hadir dan mau berkolaborasi ide dan gagasan.
Baca juga : Indonesia Diharapkan Mampu Manfaatkan Momentum 'Perfect Storm'
"Kalau kita melihat data, ada trenbkenaikan pertumbuhan ekonomi nasional di dua triwulan terakhir, dari 5.01 persen menjadi 5,44 persen," tuturnya.
"Perekonomian Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,44% (YoY) pada Triwulan 2 tahun 2022 dan secara triwulanan, ekonomi nasional tumbuh 3,73% (QoQ). Bahkan PDB harga konstan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi yakni sebesar Rp2.924 triliun. Capaian ini menandakan trend pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut dan semakin menguat," lanjut Akbar menjelaskan.
Melihat dinamika itu, Akbar memberi tantangan kepada seluruh peserta yang hadir untuk menjadi bagian dari pengusaha muda Indonesia yang sukses dan mau melewati tantangan ini bersama.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Umum Hipmi Perguruan Tinggi Universitas Indonesia Muhammad Rizky Lahadalia.
"Indonesia akan mendapat bonus demografi di 2045 bersamaan dengan momentum Indonesia emas. Ini kesempatan yang baik buat generasi muda saa ini untuk menjadi enterpreneur sukses," katanya.
Senada dengan Akbar dan Rizky, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartanto mengatakan tantangan dunia kedepan semakin kompleks, untuk itu dia menekankan pentingnya kerjasama atau kolaborasi di semua sektor, baik junior dengan senior maupun dengan pemerintah sebagai regulatornya.
"Saya berharap Hipmi PT UI bisa menjadi wadah yang produktif dan menjanjikan bagi lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang tangguh dan mumpuni di masa-masa tersulit sekalipun" pungkasnya.
Peraih beasiswa Monbukagakusho yang sukses meraih gelar Master of Economics dari Hitotsubashi University dan gelar Ph.D. International Development dari Nagoya University itu juga berharap kedepan akan lahir tumbuh pengusaha-pengusaha muda di tanah air lebih banyak lagi sehingga Indonesia bisa menggeser posisi Singapore, Malaysia dan Thailand yang selama ini mendominasi Asia Tenggara. (RO/OL-7)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Akademisi UI William menilai Anthony Leong memenuhi kriteria jujur, amanah, dan cerdas untuk memimpin Hipmi menghadapi tantangan digitalisasi global.
Forum bisnis RI–Tiongkok di Xiamen membuka peluang transaksi puluhan miliar rupiah, tetapi kesiapan pengusaha nasional masih jadi sorotan.
Meskipun masih banyak tersedia bahan pengganti yang ramah lingkungan, namun tidak seluruhnya dapat menggantikan plastik untuk menunjang gerak usaha.
Kabar duka, Michael Bambang Hartono pemilik Grup Djarum meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15. Simak profil dan kontribusinya.
Sandiaga menekankan bahwa tantangan ekonomi saat ini membutuhkan pengusaha muda yang memiliki agility (kelincahan) dan integritas tinggi.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved