Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pakar Agribisnis dari IPB University Bayu Krisnamurthi mengungkapkan, harga minyak goreng sawit kemasan atau premium di Indonesia lebih murah dibanding negara ASEAN lainnya.
Dari data yang dibagikan Bayu terlihat ada perbedaan penjualan harga minyak goreng sawit di lima negara lainnya. Di Tanah Air, harga komoditas pangan itu dipatok Rp24 ribu per liter.
Sedangkan, minyak goreng nonsubsidi di Malaysia seharga Rp26.805 per liter. Di Singapura, harga minyak goreng kemasan senilai Rp28.965-38.445.
Untuk di Vietnam, harga komoditas itu dibanderol Rp30.000-35.450, di Filipina harga minyak goreng kemasan di jual sebesar Rp32.931-35.749 dan di Thailand harga komoditas itu seharga Rp25.800-29.670 per liter. "Relatif ya harga (minyak goreng) yang dijual. Ini harga yang tidak disubsidi pemerintah," kata Bayu kepada wartawan, Senin (21/3).
Untuk minyak goreng curah yang disubsidi pemerintah seharga Rp14 ribu per liter, aparat didorong keterlibatannya dalam pengawasan distribusi tersebut ke masyarakat. "Aparat memiliki tugas dan kewenangan mengawasi dan mengamankan kebijakan pemerintah. Apalagi ada Satgas Pangan Polri juga," jelasnya.
Pengawasan dan pengamanan distribusi tersebut, kata Bayu, tentunya disesuaikan dengan substansi teknis kebijakan pemerintah dimaksud.
Sebelumnya diberitakan, Satgas Pangan Polda Jawa Timur menemukan minyak goreng curah dijual tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan oleh pemerintah saat melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar di Surabaya pada (18/3).
"Dari pengecekan ini ditemukan harga tertinggi minyak goreng curah yang dijual Rp23.000 hingga Rp24.000 per liter," ujar Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Oki Ahadian di Pasar Wonokromo Surabaya. (OL-12)
Penguatan ekonomi hijau di kawasan ASEAN membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga internasional.
Menelusuri sejarah tuan rumah bersama Piala Dunia, mulai dari edisi 2002 hingga rencana ambisius 2026 dan peluang negara ASEAN di masa depan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo memprioritaskan ASEAN di tengah konflik global, sambil tetap menjalin kerja sama dengan Rusia dan Prancis.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan skuat Garuda tidak merasa inferior menghadapi TailanĀ di final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026.
Ia menyinggung, selama ini posisi Jakarta kerap berada di bawah kota-kota besar Asia Tenggara dalam berbagai indikator global. Namun, hasil
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved