Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktorat Jenderal Wajib Pajak Kementerian Keuangan mencatat sebanyak 16.016 wajib pajak telah mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Dari total peserta tersebut, besaran Pajak Penghasilan (PPh) yang disetorkan ke negara mencapai Rp1,9 triliun dengan deklarasi harta senilai Rp18,4 triliun.
"Sampai dengan hari ini pukul 16.00 WIB, peserta PPS ada di angka 16.016 wajib pajak. Rinciannya untuk kebijakan pertama 2.802 wajib pajak, sedangkan kebijakan kedua yang sudah ikut sebanyak 15.045 wajib pajak," ujar Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Utomo dalam konferensi pers, Selasa (22/2).
Dia menambahkan, dari total peserta PPS, sebagian diantaranya telah berkomitmen untuk menginvestasikan uangnya di Indonesia. Dari data DJP, nilai yang akan diinvestasikan ke dalam Surat Berharga Negara (SBN) sekitar Rp1,2 triliun, Rp975 miliar dari dalam negeri dan Rp138 miliar berasal dari repatriasi.
Nilai komitmen peserta PPS untuk berinvestasi di SBN itu masih dapat bertambah. Pasalnya penerbitan SBN khusus tersebut baru akan dimulai pada 25 Februari dan berakhir di 4 Maret 2022. Dus, peserta PPS masih memiliki waktu untuk memilih uang miliknya akan diinvestasikan di SBN atau kepada hilirisasi SDA atau EBT nasional.
"Jadi ini akan diserahkan kepada wajib pajak, mereka akan berinvestasi di mana," terang Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman.
Bila peserta PPS memilih untuk menginvestasikan uangnya ke dalam SBN, maka pemerintah telah menyiapkan tiga instrumen, yakni dua SBN konvensional dan satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). SBN konvensional pertama ialah seri FR0094 (new issuance) berdenominasi rupiah.
SBN itu memiliki tenor selama 6 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Januari 2028 dan kisaran imbal hasil (yield) antara 5,37% hingga 5,62%. Lalu SBN konvensional kedua yang ditawarkan ialah seri USDFR0003 (new issuance) berdominasi dolar Amerika Serikat.
SBN tersebut memiliki tenor 10 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Januari 2032 dan kisaran yield antara 2,80% hingga 3,15%. Kedua SBN konvensional itu secara khusus diterbitkan untuk peserta PPS, maka transaksinya akan bersifat private placement.
PPS merupakan program yang lahir atas dasar hukum Undang Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Program tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022.
Dalam penerapannya, PPS memiliki dua skema kebijakan yakni, pertama, dikhususkan untuk para peserta pengampunan pajak (tax amnesty) berupa pembayaran PPh berdasarkan pengungkapan harta yang tidak atau belum sepenuhnya dilaporkan.
Peserta dalam kebijakan tersebut hanya perlu menanggung tarif PPh Final sebesar 11% untuk deklarasi luar negeri; 8% untuk aset luar negeri repatriasi dan aset dalam negeri; serta 6% untuk aset luar negeri repatriasi dan aset dalam negeri yang diinvestasikan dalam SBN/hilirisasi/EBT.
Kebijakan kedua ditujukan kepada seluruh wajib pajak orang pribadi berupa pembayaran PPh berdasarkan pengungkapan harta yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak. Tarif PPh Final yang dikenakan ialah 18% diberikan untuk deklarasi luar negeri; 14% untuk aset luar negeri repatriasi dan aset dalam negeri; dan 12% untuk aset luar negeri dan aset dalam negeri yang diinvestasikan dalam SBN/hiliriasi/EBT. (Mir/E-1)
Ia menuturkan, sebagai net-importir minyak dengan lifting sekitar 600 ribu barel per hari dan konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kontribusi pajak kripto nasional mencapai Rp1,96 triliun hingga Februari 2026. Indodax setor Rp907,11 miliar, bukti kepatuhan industri aset digital.
Meningkatnya ketidakpastian global dinilai turut mendorong pertumbuhan sektor informal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lonjakan belanja negara pada awal 2026 dinilai mulai memberi dorongan nyata bagi pergerakan ekonomi domestik.
Dalam dua bulan pertama tahun anggaran, defisit APBN telah mencapai Rp135,7 triliun. Lebih parahnya, kondisi ini diiringi kontraksi penerimaan negara sebesar Rp94,3 triliun.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved