Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Departemen Kebijakan Ekonomi Makro Bank Indonesia Riza Tyas Utama mengatakan bahwa akselerasi vaksinasi dan penurunan kasus covid-19 merupakan kunci dari perbaikan ekonomi global.
“Ini juga mejadi salah satu kunci mengala perbaikan ekonomi global kemudian mulai berada pada tren yang meningkat,” ungkapnya dalam Pelatihan Wartawan Ekonomi Nasional Triwulan I-2021 secara virtual, Kamis (25/3).
Riza menuturkan perbaikan perekonomian global mulai terlihat melalui PMI (Purchasing Manager's Index) manufaktur yang berada dalam tren meningkat di atas 50 bahkan PMI jasa Amerika Serikat (AS) di atas 55 dan India sekitar 52,8.
Tak hanya itu, Riza mengatakan perbaikan ekonomi global juga terlihat dari sisi permintaan yakni indeks keyakinan konsumen yang turut membaik pada beberapa bulan terakhir.
Di sisi lain, Riza mengatakan pemulihan ini masih belum seimbang karena ada negara yang mengalami akselerasi perbaikan ekonomi secara sangat cepat seperti Amerika Serikat, Tiongkok dan India serta dan ada yang tidak.
“Salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan antara negara maju dan beberapa negara emerging market berbeda adalah pelaksanaan vaksinasi,” kata Riza.
Ia menjelaskan negara-negara yang mengalami pertumbuhan dan pemulihan lebih cepat didukung oleh akselerasi pelaksanaan vaksinasi terutama terjadi di negara maju seperti Israel, Inggris, dan AS.
Menurutnya, beberapa negara tersebut mampu mengakselerasi vaksinasinya baik dari sisi mengamankan suplai, pelaksanaan vaksinasi hingga ketersediaan alat kesehatan maupun aspek pendukung lainnya.
Terlebih lagi, ia menyebutkan AS turut didorong oleh adanya stimulus fiskal sebesar US$1,9 triliun yang berlaku sejak 17 Maret 2021 dan rencana penambahan mencapai US$2 triliun pada triwulan IV-2021.
“AS sempat mengalami kemudian pergantian pemerintahan. Ini menyebabkan mereka bisa mengejar vaksinasi dengan sangat cepat sehingga sekarang berada pada nomor empat akselerasi pelaksanaan vaksinasinya,” tuturnya.
Sementara itu, Riza mengatakan untuk akselerasi vaksinasi dan respons covid-19 di Indonesia sudah lebih baik serta relatif lebih cepat dibandingkan Malaysia, Thailand, maupun Fillipina.
“Kita jauh lebih cepat padahal dibandingkan negara tetangga yang tadi saya sebutkan secara geografis kita lebih luas dan berpulau-pulau serta secara penduduk lebih banyak,” pungkas Riza. (E-3)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved