Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN terhadap sektor pertanian khususnya peningkatan sumberdaya manusia pertanian melalui petani milenial yang menguasai smart farming terus dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dengan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.
Masa depan pertanian Indonesia akan semakin cerah dengan hadirnya petani milenial yang mampu menguasai smart farming untuk peningkatan produksi, efisiensi usaha hingga pemasaran.
Karena itu, Kementan terus menggenjot hadirnya petani Milenial di segala lini produksi pertanian melalui berbagai kolaborasi, tak terkecuali bersama Bank Negara Indonesia (BNI46), PT Telkom Indonesia dan stakeholder lainnya
"Milenial Smart farming program ini menjadi bentuk kesepakatan perbankan, pemerintah daerah, Kementan dan semua sektor lain untuk mengoptimasi berbagai aktivitas pertanian dengan menyambungkan (link) kepada petani milenial," ungkap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Pernyataan tersebut disampaikan Mentan SYL dalam acara Milenial Smart Farming dan penandatanganan MoU yang diinisiasi PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Rabu (10/3) di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Langkah ini diapreasiasi oleh Mentan SYL bahkan dirinya mengajak semua aspek untuk mendorong petani milenial mengambil peranan di pertanian.
"Termasuk mendapatkan akses lapangan kerja, kemudian melalui KUR yang dikeluarkan oleh perbankan sehingga pendapatan petani Milenial menjadi lebih banyak lagi," pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan petani milenial adalah masa depan bangsa serta menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan.
Sebab estafet petani selanjutnya adalah pada pundak generasi muda, mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian. “Dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas untuk memajukan pertanian Indonesia," tuturnya.
Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian BPPSDMP Kementan, Siti Munifah menambahkan upaya yang dilakukan PT. BNI (Persero) ini sejalan dengan upaya Kementan yang menargetkan terciptanya 2,5 juta petani Milenial hingga 2024.
"Tetapi tidak hanya on farm saja, ada diversifikasi usaha hulu hilir yang dilakukan petani milenial dengan kelompok lainnya. Sehingga rantai tata niaga bisa dipangkas, kalau bisa dari produsen ke konsumen," tuturnya.
Sedangkan Implementasi smart farming ini berbasis digital dan internet of things (IOT) yang tentu saja bisa dengan mudah dilakukan petani Milenial.
Komitmen bersama untuk mensejahterakan kehidupan petani dengan akses permodalan yang mudah dan murah termasuk pemanfaatan teknologi pertanian dalam peningkatan hasil produksi serta pembentukan ekosistem pertanian mulai dari hulu hingga hilir.
Komitmen tersebut menjadi latar belakang PT BNI (Persero) menggulirkan Program Milenial Smart Farming di beberapa sentra pertanian yaitu Kabupaten Dairi, Pasaman Barat, Sukabumi, Garut, Karanganyar, dan Kota Kota Situbondo.
"Milenial smart farming ini menjadi bentuk Pertanian 4.0 sekaligus bentuk support upaya Kementan guna mewujudkan ketahanan, swasembada pangan serta perekonomian melalui tangan petani Milenial dan teknologi 4.0," beber Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto.
Program ini juga diharapkan mampu menggugah petani milenial untuk lebih intensif menggunakan dan akrab dengan smart farming sehingga membuatnya tertarik dengan sektor pertanian.
"Inilah cara cara bertani baru , dengan ekosistem dengan teknologi kita bekerjasama dan berkolaborasi dengan PT Telkom Indonesia, PT Pupuk Indonesia, perusahaan rintisan teknologi (start up) pemerintah daerah dan stakeholder lainnya," urai Sis Apik.
Menindaklanjuti keberlanjutan program ini, PT BNI (Persero) bersinergi bersama Kementan dalam bentuk Penandatanganan Kerjasama (MoU) Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang telah terbukti mampu mengembangkan kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda di sektor pertanian.
Dalam kesempatan itu dilakukan juga panen jagung bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, eselon 1 Kementan, jajaran PT BNI (Persero), dan petani milenial di lahan 100 hektar hasil introduksi smart farming.
Manfaat dari teknologi smart farming dengan sensor cuaca dan aplikasi sendiri sudah dirasakan oleh petani-petani Milenial yang tergabung dalam Poktan Karya Tani di Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
"Aplikasi Ritx Bertani dan sensornya ini berguna bagi kami untuk pemantauan cuaca kondisi tanah, hama penyakit. Kita tinggal foto kirim di dalam aplikasi kemudiab ada rekomendasi untuk kita bisa melakukan apa," ungkap salah satu petani Milenial penerima manfaat Smart farming berbasis aplikasi dan sensor Ritx dan Agree.
Bahkan dengan adanya aplikasi ini, Andi mengaku mudah melakukan pencatatan dan pendataan potensi hasil pertanaman jagung yang sedang diusahakannya di lahan 100 hektar.
"Kita catat ada potensi hasil 24 ton pipil kering yang dihasilkan. Kita pakai rekomendasi pupuk, rekomendasi pengendalian hama dari aplikasi ini, menjadi lebih efisien dan tepat dosis dan hasilnya memuaskan," tambah petani Milenial lainnya, Rendi Gumilar.
Karena itu, teknologi smart farming ini diharapkan petani Milenial Cicalengka ini mampu diterapkan juga untuk petani lainnya, termasuk pemuda desa yang sekarang terus diajak untuk kembali dalam pertanian yang jauh lebih menguntungkan.(RO/OL-09)
HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung menghadirkan promo kuliner Beyond Plates dengan menu lokal, Chinese, dan Western spesial HUT ke-30 Ascott.
Bandung tidak pernah mengajarkan untuk sekadar menghindari risiko. Yang ditekankan justru keberanian untuk menentukan posisi di tengah tekanan.
Membawa konsep Bar Takeover yang penuh energi, Holiday Inn Bandung Pasteur menghadirkan Street Bar Festival melalui kolaborasi bersama professional Bartender Mozzar.
Semangat Kartini tidak hanya hidup dalam memori, tapi selalu hadir dalam keseharian, di setiap langkah-langkah kecil perempuan yang berani melampaui batasan
Obesitas saat ini merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap kualitas hidup
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM menyentil (Sekda) dan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terkait rencana penataan Gedung Sate
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved