Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Departemen Pengawasan Perbankan 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Defri Andri meyakinkan industri perbankan masih sehat di tengah tekanan ekonomi karena pandemi covid-19.
Hal ini dilihat dari berbagai parameter baik secara standar internasional dan dalam kacamata kepentingan nasional.
“Berdasarkan parameter tersebut tingkat kesehatan bank saat ini masih dalam kondisi yang baik. Ditandai dengan beberapa angka,” ujar Defri dalam diskusi mengenai Kesehatan Bank di Tengah Pandemi, Kamis (2/7).
Lebih lanjut dijelaskan, parameter kondisi sehat tersebut dilihat dari data OJK Mei 2020. Pertama, tingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman. Rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% (di atas ketentuan).
Sementara hingga 17 Juni, rasio alat likuid/ non-core deposit dan alat likuid/DPK terpantau pada level 123,2% dan 26,2% jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.
Baca juga: Penyerapan Subsidi Bunga KUR Terealisasi 37,90%
Menurutnya, kondisi sehat perbankan bisa tercapai usai OJK mengeluarkan kebijakan stimulus yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 yang resmi diberlakukan itu juga mengatur restrukturisasi kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL).
“POJK ini dikeluarkan diharapkan bisa membantu debitur bisa memberikan multiplier effect terhadap perekonomian. Karena covid-19 ini berdampak ke sektor tertentu yang merembet ke sektor lainnya. Jadi restrukturisasi ini bisa membantu mereka,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah sejalan dengan OJK yang melihat industri perbankan masih dalam keadaan sehat. Ke depannya yang menjadi catatan adalah realisasi oleh perbankan atas stimulus yang telah dikeluarkan oleh pemerintah bagi perekonomian yang masih lambat.
“Kebijakan sudah cukup solid dan terkonsolidasi sehingga terlihat siap menghadapi covid-19. Yang masih ditunggu adalah realisasi khususnya bantuan-bantuan pemerintah terhadap perekonomian kita yang masih lambat,” sarannya. (A-2)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved