Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya bagi berbagai pihak yang turut serta berperan membantu pengembangan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) di Indonesia.
“MenKopUKM Teten Masduki sangat terbuka dan memberi apresiasi terhadap siapa saja yang mau membantu pengembangan KUMKM, seperti yang sudah banyak dilakukan berbagai pihak, mulai pelaku usaha, koperasi, asosiasi pendamping, universitas, kalangan akademisi, institusi pembiayaan, platform e-commerce, payment gateway, inkubator, agregator, komunitas usaha, dan masih banyak lagi", kata Staf Khusus MenkopUKM Fiki Satari di Jakarta, Sabtu (18/4).
“Hampir setiap hari ada yang datang ke kantor untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, serta bertukar pikiran dalam pengembangan KUMKM di Indonesia,” imbuh Fiki. “Dengan jumlah usaha lebih dari 64 juta, pemerintah tentunya harus bersinergi dengan semua pihak.”
Kementerian yang dipimpin oleh menteri yang berlatar belakang aktivis antikorupsi nasional, yang tetap berteguh memegang komitmen untuk menegakkan transparansi ini, terbuka untuk menerima masukan dari segala pihak.
“Namun, apapun yang dilakukan oleh pihak lain itu, sama sekali tidak dalam bingkai kerja sama formal, MoU, maupun kontrak kerja dengan KemenKopUKM,” tegas Fiki.
Salah satu contohnya adalah seperti yang dilakukan oleh PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) milik Kaesang Pangarep (putra Presiden RI) untuk mendorong UMKM nasional naik kelas, yang bersilaturahmi ke kantor KemenKopUKM beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, HEBAT yang diwakili oleh Ansari Kadir selaku Chief Marketing Officer hadir untuk berbagi ide dan pengalamannya dalam penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring UMKM di sektor kuliner, yang berpotensi tumbuh besar di masa mendatang.
HEBAT, yang melaksanakan seluruh programnya secara mandiri dengan mitra di sektor swasta, tanpa ikatan kerja sama formal dengan KemenKopUKM, juga sudah melakukan pendampingan bagi pelaku usaha kuliner pemula di berbagai wilayah di Indonesia untuk meningkatkan omset serta mengembangkan bisnis. HEBAT juga telah melakukan coaching clinic bagi para pelaku UMKM, yang dapat dijadikan bekal untuk memecahkan beragam permasalahan bisnis.
Pertemuan dengan HEBAT berlangsung seperti halnya pertemuan lain dengan seluruh pihak yang kerap datang ke Kantor KemenKopUKM untuk mendiskusikan pengembangan koperasi dan UKM. “Terutama dalam kondisi pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini, kami berharap semakin banyak pihak swasta ataupun investor yang tertarik bergabung dengan program peningkatan dan pemberdayaan KUMKM nasional. Mohon dukungannya,” pungkas Fiki. (RO/OL-10)
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pembangunan koperasi dalam skala masif.
Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung bagaimana koperasi mengelola usaha, memberdayakan anggotanya, dan menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan kegiatan ekonomi.
Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar.
Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang menonjol dalam pengembangan koperasi, terutama dalam percepatan pembentukan badan hukum KDKMP.
Sebagai bagian dari roadmap 2026, Kana menargetkan penguatan unit-unit usaha serta perluasan jaringan kemitraan.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved