Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate sebesar 25 bps dari 6% menjadi 5,75%. Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah menuturkan, penurunan suku bunga acuan BI dapat menimbulkan dua kondisi yang berlawanan. Kondisi yang pertama yaitu mendorong arus dana masuk ke dalam negeri.
"(Kondisi) pertama, membuka peluang pertumbuhan yang lebih tinggi sehingga meningkatkan kepercayaan diri investor untuk berinvestasi di Indonesia. Arus dana masuk akan meningkat," kata Piter kepada Media Indonesia, Minggu (21/7).
Kemungkinan kedua yakni penurunan suku bunga acuan bisa menyebabkan arus dana tertahan atau bahkan mungkin keluar. Hal ini dikarenakan menyempitnya selisih suku bunga atau interest rate differential (IRD).
Baca juga: BI Yakin Penurunan Suku Bunga Tidak Picu Penarikan Dana
"Menyempitnya interest rate differential mengurangi minat investor asing, khususnya investor portfolio. Arus dana bisa tertahan atau bahkan keluar," terangnya.
Namun Piter mengungkapkan, dari kedua kemungkinan tersebut, pihaknya yakin penurunan suku bunga acuan BI akan menimbulkan dampak positif dan mendorong arus dana masuk ke dalam negeri. Hal ini dikarenakan bank sentral global sedang pada tren menurunkan suku bunga sebagai respon perlambatan ekonomi global. Sehingga Piter menilai, kemungkinan terjadinya penyempitan interest rate differential akan sangat kecil.
"Dari dua kemungkinan dampak itu, saya meyakini yang pertama yang akan terjadi," tandasnya. (R-3)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved