Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan di posisi 6% pada bulan ini. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan keputusan tersebut sudah mempertimbangkan kondisi ekonomi baik di luar maupun dalam negeri.
Baca juga: Usaha Mulai Lirik PLTS Atap
Tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang masih memanas menjadi salah satu pertimbangan utama karena sangat mempengaruhi perekonomian global dan volume perdagangan dunia.
Perkonomian di Negeri Paman Sam diperkirakan akan tumbuh lebih rendah dari yang diproyeksikan lantaran kinerja ekspor belum membaik. Di sisi lain, perekonomian Negeri Tirai Bambu juga diperkirakan masih akan melemah karena pertumbuhan konsumsi dan investasi belum terdorong.
Di luar itu, ada Eropa yang pertumbuhannya juga tidak akan bergerak maksimal karena permasalahan struktural yakni menuanya populasi penduduk.
"Tantangan bagi pemerintah ke depan adalah terus meningkatkan ekspor dan menarik lebih banyak masuk modal asing. Pemerintah harus tetap menjaga stabilitas dari gangguan eksternal," ujar Perry di Jakarta, Kamis (20/6).
Adapun, BI sudah mempertahankan suku bunga acuan di level 6% sejak November 2018. (OL-6)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved