Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH waktunya bagi Bank Indonesia (BI) untuk memangkas suku bunga acuan demi menstimulasi dunia usaha dan mendongkrak perekonomian nasional.
Selama satu tahun terakhir, bank sentral Tanah Air telah menujukkan sikap prostabilitas dengan terus menaikkan suku bunga acuan sampai 1,75 basis poin hingga akhirnya menyentuh 6% pada saat ini.
Hal itu dilakukan demi menahan arus modal asing keluar serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Baca juga : Pelaku Usaha Harap BI Turunkan Suku Bunga Acuan
Ketika kondisi sudah cenderung stabil, sudah semestinya BI memberikan perhatian pada sektor riil dengan menurunkan suku bunga acuan.
"Kebijakan ini diperlukan untuk mendorong dunia usaha bergerak lebih cepat. Dengan bunga yang lebih rendah, biaya peminjaman akan lebih ringan," ujar ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira kepada Media Indonesia, Rabu (19/6).
Namun, di sisi lain, tentu ada risiko yang harus dihadapi karena penurunan suku bunga akan memicu keluarnya modal asing.
"Tetapi, kalau melihat perkiraan The Fed yang juga akan memangkas bunga, seharusnya itu tidak akan menjadi persoalan," tuturnya.
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved