Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menurunkan tingkat suku bunga acuannya sebanyak 25 basis point (bps). Langkah BI itu untuk mengikuti aksi The Fed yang telah menurunkan tingkat suku bunganya.
"Prediksinya bunga acuan BI akan turun 25 bps sebagai langkah follow the curves-nya The Fed. Biasanya BI akan mengekor langkah The Fed," kata Bhima, kemarin.
Hal itu disampaikannya menanggapi Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) yang digelar pada 19-20 Juni 2019 ini. Rapat itu merupakan agenda RDG bulanan yang rutin dilakukan pejabat BI.
Bhima mengungkapkan dunia usaha juga telah memberikan tekanan besar kepada BI untuk menurunkan tingkat suku bunga guna memberikan bunga kredit yang lebih murah. Dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan, BI dinilai akan lebih pro kepada sektor riil.
"Dengan bunga yang lebih rendah, cost of borrowing atau biaya peminjaman sektor usaha akan lebih ringan. Pertumbuhan kreditnya lebih tinggi," jelasnya.
Saat ini, BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) berada di level 6%, dengan lending facility rate 6,75% dan deposit facility rate 5,25%.
Senada, Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto menyatakan BI memiliki dua peluang. Pertama, BI tetap menetapkan BI7DRRR di le-vel 6%, dengan lending facility rate tetap 6,75% dan deposit facility rate tetap 5,25%. Kedua, menurunkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,75% serta menurunkan deposit facility dan lending facility masing-masing sebesar 25 bps.
"Hanya saja, penurunan lending dan deposit facility bukan yang utama, tapi hanya komplemen atau pelengkap dari BI7DRRR. Yang pasti diturunkan ialah BI7DRRR sebesar 25 bps menjadi 5,75%," kata Ryan. (Ata/E-2)
Sinar Mas Land Expo 2026 hadir di Bekasi dengan promo besar: diskon hingga Rp100 juta, KPR mulai 1%, dan benefit hingga 35%. Cek detailnya di sini.
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved