Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus membidik masuknya berbagai investasi dari Jepang, mulai dari sektor manufaktur hingga keuangan. Target itu pun tampak akan dapat terealisasi setelah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berkunjung ke Negeri Sakura dan bertemu dengan beberapa pemangku kepentingan terkait.
Menteri Airlangga menyambangi sejumlah direksi dari perusahaan besar seperti Sojitz Corporation, Nippon Steel, Fujitrans dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation.
Beberapa waktu lalu, Sojitz Corporation telah menyatakan minat untuk membangun pabrik methanol kedua di Indonesia. Sojitz Group yang memiliki sekitar 400 anak perusahaan dan afiliasi, baik yang berlokasi di Jepang maupun di dunia mengembangkan operasi secara luas sebagai perusahaan dagang di banyak negara dan wilayah.
Mereka berinvestasi di beragam sektor seperti otomotif, sumber daya energi dan mineral, bahan kimia, bahan baku pangan, agrikultur, hasil hutan, barang konsumsi serta kawasan industri.
Airlangga menambahkan minat Sojitz untuk segera melakukan ekspansi usaha di Tanah Air semakin besar seiring rampungnya proses pemilihan umum presiden dan wakil presiden.
"Mereka berharap dengan terpilihnya Presiden Jokowi untuk periode selanjutnya, dapat memberikan kemudahan investasi yang lebih mudah lagi ke depannya,” ujar Airlangga melalui keterangan resmi, Rabu (29/5).
Baca juga: Indonesia-Jepang Tatap Kerja Sama Ekonomi Lebih Erat
Selain bertemu para petinggi Sojitz Corporation, Ia juga bertemu dengan jajaran direksi Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Jepang.
“Kami berharap SMBC dapat menurunkan kesuksesan sektor finansial mereka di Indonesia,” tuturnya.
Berdasarkan survey US News, pada 2018, Indonesia merupakan negara tujuan investasi terbaik nomor dua di dunia. Sementara, dari laporan versi Bank Dunia, peringkat kemudahan berusaha Indonesia berada di urutan ke-73 dari 190 negara di dunia, melompat jauh dari peringkat sebelumnya yang masih di level ke-120.
Jepang merupakan investor terbesar kedua di Indonesia sepanjang 2018, dengan nilai investasi mencapai US$4,9 miliar atau 16,7% dari total penanaman modal asing.
Mereka telah mendominasi industri otomotif di Tanah Air dengan membangun banyak pabrik di Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Kawasan itu kini menjadi basis produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor.(OL-5)
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Indonesia dan Korea Selatan menandatangani 10 MoU strategis dalam kunjungan Presiden Prabowo. Simak daftar lengkap kerja sama dari AI hingga energi bersih.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Melalui kerja sama ini, program pelatihan, riset bersama, dan pengembangan kurikulum desain chip di universitas dapat diperkuat.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved