Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Riset LPEM UI Febrio Kacaribu memprediksi Bank Indonesia akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan di angka 6%. Hal ini menanggapi akan dilakukannya Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (25/4).
"Bank Indonesia masih perlu menahan suku bunga kebijakannya," kata Febrio dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4).
Febrio mengungkapkan, di tengah kondisi global yang tak menentu, perekonomian domestik masih tercatat cukup baik. Hal itu ditandai dengan turun di bawah batas bawah koridor BI yakni 2,5%.
Sementara itu, surplus neraca perdagangan Indonesia dalam dua bulan terakhir secara signifikan memperbaiki kinerja transaksi berjalan di Triwulan I 2019.
Baca juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan di 6%
Dirinya berpendapat, dengan kondisi rupiah yang menguat, didukung aliran modal masuk dan inflasi yang cenderung semakin rendah menjadi alasan yang cukup bagi Bank Indonesia untuk mulai menyiapkan siklus pelonggaran moneter.
"Akumulasi cadangan devisa yang diperkirakan akan mencapai US$130 miliar dalam dua sampai tiga bulan ke depan akan menjadi barometer untuk sinyal pelonggaran ini," tuturnya.
Selain itu, dalam rangka memperluas pinjaman kredit dan meningkatkan pertumbuhan nasional, BI bisa melonggarkan kebijakan makroprudensial, salah satunya dengan menurunkan tingkat Giro Wajib Minimum (GWM).
"Stabilitas eksternal akan tetap relatif terjaga namun perbankan mulai bisa diberi ruang bernafas mengingat likuiditas memang masih cukup ketat," tukasnya.(OL-5)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved