Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga kebijakan di level 6% pada RDG bulan ini. Kebijakan tersebut mempertimbangkan nilai tukar rupiah yang cenderung stabil sehingga mendukung terkendalinya ekspektasi inflasi.
"Stabilitas nilai tukar rupiah juga ditopang oleh ekspektasi stance kebijakan bank sentral AS yang lebih dovish," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede, Kamis (21/2).
Hal ini, kata dia, mempertimbangkan tren penurunan beberapa data ekonomi di Amerika Serikat.
"Seperti pertumbuhan penjualan ritel dan laju produksi industri yang melambat yang selanjutnya akan membatasi kenaikan inflasi <2% (target bank sentral AS)," ungkapnya.
Baca juga: Bank Indonesia Perlu Menahan Suku Bunga Kebijakan
Sementara dari perspektif domestik, stance kebijakan moneter BI yang masih ketat (tight) bisa ditujukan untuk memastikan defisit transaksi berjalan mengecil ke arah -2,5% terhadap PDB pada tahun ini. (OL-3)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved