Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) dinilai perlu menahan penaikan tingkat suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) nanti.
Hal tersebut mengingat stabilnya kondisi fundamental ekonomi domestik disertai penerapan negatif tobin tax, dan penurunan risiko eksternal.
Kepala Kajian Makro LPEM UI Febrio Kacaribu menuturkan saat ini rupiah berada di antara mata uang negara berkembang yang terkuat sejak Oktober 2018. Kondisi itu terjadi karena kembalinya investasi portofolio, meskipun terjadi penaikan suku bunga the Fed bulan lalu.
Di samping itu, rendahnya harga minyak dan kehadiran insentif negatif tobin tax berdampak positif pada rupiah.
"Kami berpendapat bahwa Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga kebijakannya bulan ini," ujar Febrio, kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis (17/1).
Menurutnya penaikan bunga acuan hanya akan memperparah perlambatan pertumbuhan konsumsi. Sebab, inflasi sepanjang 2018 terbilang cukup rendah dibandingkan dengan inflasi 2017 yang tercatat sebesar 3,61%. Namun secara keseluruhan, inflasi tahun lalu telah dikelola secara memadai dan aman dalam kisaran target.
Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Hampir Mencapai Puncaknya
Akan tetapi terdapat kekhawatiran mengenai inflasi tersembunyi akibat subsidi premium yang dapat menjadi tekanan pada inflasi apabila pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi tahun ini.
"Inflasi masih lemah menandakan konsumsi yang lambat dan stabil, di mana hal ini sebagian disebabkan oleh tingkat bunga yang lebih tinggi di 2018," imbuhnya.
Ia menambahkan rupiah terapresiasi lebih cepat dari perkirakan, terutama didorong oleh sentimen pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter the Fed dalam waktu dekat. Hal ini kemudian menyebabkan investor asing kembali merealokasi aset mereka di pasar negara berkembang.
Bersama dengan real Brasil, rupiah dianggap sebagai penerima manfaat terbesar dari tren kembalinya investasi portofolio ke negara-negara berkembang di 2019. Karenanya, arus masuk investasi portofolio perlu mendapat insentif agar mereka menahan investasi sedikit lebih lama sehingga mengurangi kerentanan dari aksi pembalikan dana tiba-tiba.
"Ketika arus modal mulai berbalik di akhir tahun, rupiah, relatif terhadap mata uang negara-negara berkembang lainnya, menuai keuntungan yang lebih besar. Pergerakan arus modal bulan lalu juga tergambarkan pada imbal hasil obligasi pemerintah yang hanya sedikit berubah," pungkasnya.
Sebagai informasi, sepanjang 2018, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan BI 7DRRR sebanyak 175 basis poin pada periode Mei-November. Suku bunga acuan kini berada di level enam persen. (Medcom/OL-3)
Sinar Mas Land Expo 2026 hadir di Bekasi dengan promo besar: diskon hingga Rp100 juta, KPR mulai 1%, dan benefit hingga 35%. Cek detailnya di sini.
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved