Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Di bulan puasa, tak hanya perut yang kerap merasa lapar dan haus. Kulit kita juga akan merasakan efek yang sama. Ketika menjalankan puasa selama satu bulan di Ramadan, kulit akan lebih mudah menjadi kering atau dehidrasi. Itu disebabkan karena berkurangnya asupan cairan di siang hari.
Nah, untuk menghindari hal tersebut, kali ini artikel ini akan membahas tentang tips perawatan wajah saat bulan puasa yang bisa dilakukan oleh perempuan, seperti dilansir dari chrysoliteaesthetics.com, Selasa, (21/3).
1. Minum banyak air putih
Kunci utama agar kulit tetap lembab seharian adalah banyak minum air saat sahur dan berbuka puasa agar kulit terhidrasi. Kamu juga perlu memilih makanan yang berbasis air, seperti sup dan buah-buahan.
Baca juga: Ketahui Tanda-Tanda Penuaaan Alami Kulit
2. Hindari gula dan lemak berlebih
Selanjutnya, tips merawat wajah selama puasa bagi kamu yang wajahnya mudah muncul jerawat dan berminyak, dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak berlebih. Hal itu dikarenakan dapat menyebabkan jerawat dan kulit berminyak.
3. Pakai elembap
Kulit mudah kering selama berpuasa, sehingga kamu perlu menggunakan pelembap. Setelah mencuci wajah dengan air hangat, pastikan untuk melembabkan kulit untuk mengembalikan kelembaban karena kurangnya hidrasi selama puasa.
Baca juga: Penuaan Dini dan Jerawat Jadi Musuh Utama Bagi Kaum Wanita
4. Jangan gunakan make up terlalu tebal
Saat bulan puasa hal yang perlu dihindari adalah menggunakan make up yang tebal, terutama di siang hari saat sedang puasa. Hal ini karena makeup seperti concealer dan foundation yang terlalu tebal tidak bagus untuk perawatan kulit wajah. Kondisi udara panas, dehidrasi, dan iritasi berat bisa menyebabkan jerawat. Gunakanlah produk yang ringan dan melembapkan, seperti krim BB dan lip balm dengan tambahan SPF.
5. Rutin membersihkan Wajah
Selama bulan puasa, kamu minimal harus membersihkan wajah secara teratur selama dua kali sehari. Gunakan sabun pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit kamu.
6. Kurangi produk hewani
Susu dan telur sering dianggap menjadi penyebab munculnya jerawat. Nah, cara untuk menghindarinya, kamu perlu mengurangi konsumsi produk-produk hewani seperti telur dan susu.
7. Jauhi soda dan minuman berkafein
Minuman kafein dan soda dapat menyedot mineral dalam tubuh yang otomatis dapat menimbulkan efek negatif pada kulit. Selain itu, kedua minuman ini sudah terbukti membuat tubuh cepat mengalami dehidrasi.
8. Pakai tabir surya
Tahukah kamu kalau paparan sinar matahari saat berpuasa lebih berbahaya dari biasanya? Selama puasa, kulit rentan mengalami dehidrasi dan lebih kering. Kondisi ini bisa menjadi lebih buruk ketika terkena paparan sinar matahari. Oleh sebab itu, pastikan kamu memakai tabir surya sebelum beraktivitas.
Itulan delapan hal yang bisa dilakukan untuk membuat kulit tetap sehat dan glowing meski sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Jangan lupa diaplikasikan dengan benar, ya!
(Z-9)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved