Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI studi soal melamun terus dilakukan peneliti dunia. Mengapa hal itu dilakukan, karena nyatanya banyak orang menghabiskan hingga 30% waktu hariannya dengan melamun.
Bukan hanya menghabiskan waktu, dampak melamun memang bisa merugikan, khususnya jika lamunan Anda termasuk lamunan maladaptif. Dilansir dari situs cnn.com, Selasa (9/1) perkirakan 2,5% dari orang dewasa mengalami jenis lamunan berlebihan yang didefinisikan sebagai gangguan lamunan maladaptif. Pelamun maladaptif secara kompulsif terlibat dalam fantasi yang hidup dan alur lamunan secara berlebihan sehingga mengganggu kemampuan mereka untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Apa itu lamunan maladaptif?
Lamunan maladaptif berbeda dari lamunan biasa dalam beberapa hal. Tidak seperti lamunan biasa yang bisa berlalu dengan cepat, lamunan maladaptif dapat menghabiskan beberapa jam sekaligus dalam satu lamunan.
Menurut sebuah penelitian, pelamun maladaptif menghabiskan rata-rata setidaknya setengah jam tenggelam dalam dunia fantasi yang sengaja dibangun. Dunia ciptaan ini seringkali fantastik dengan plot yang kompleks dan alur cerita yang rumit yang berkembang selama bertahun-tahun.
Diingapi gangguan lamunan maladaptif, orang bisa meresa sangat jengkel jika kebiasaannya itu tidak bisa dilakukan. Sebagian besar pengidap gangguan itu juga merasa sulit untuk menghentikan atau bahkan mengurangi jumlah waktu yang mereka habiskan untuk melamun.
Hal yang membuat melamun menjadi maladaptif adalah ketika menjadi sulit untuk dikendalikan, ketika waktu untuk melamun lebih diutamakan daripada kehidupan nyata, dan ketika dorongan untuk melamun mengganggu tujuan hidup dan hubungan yang penting.
Mengapa itu terjadi?
Peneliti menduga bahwa orang yang berjuang dengan lamunan maladaptif mungkin memiliki kemampuan bawaan untuk fantasi imajinatif. Banyak yang menemukan gangguan ini muncul sejak dini di masa kanak-kanak sebagai cara mengatur kesulitan. Dengan menciptakan dunia batin yang nyaman, mereka dapat melarikan diri dari kenyataan.
Dalam banyak hal, melamun menjadi perilaku adiktif yang menyulut masalah yang sebenarnya ingin diatasi. Lamunan maladaptif juga cenderung terjadi bersamaan dengan gangguan lain, yang paling umum adalah gangguan hiperaktif defisit perhatian, kecemasan, depresi dan gangguan obsesif-kompulsif atau OCD.
Satu studi menemukan bahwa lebih dari separuh peserta dengan lamunan maladaptif juga menunjukkan tanda-tanda OCD. Ini mungkin menunjukkan kemungkinan mekanisme bersama antara kedua gangguan tersebut, termasuk pikiran yang mengganggu, disosiasi, dan kurangnya kontrol kognitif. (M-1)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Fitur Nightography Samsung geser kamera profesional di kalangan atlet dunia. Simak rahasia foto malam hari yang tajam dan autentik di sini.
Tanda penuaan kini muncul sejak usia 20-an. Dokter ungkap penyebab utamanya dan cara mencegah kerutan dini akibat gaya hidup modern.
Eva Longoria ceritakan adaptasinya tinggal di Spanyol. Mulai dari meninggalkan budaya 'working lunch' yang stres hingga kerinduan pada makanan Meksiko.
Biaya hidup selangit dan tekanan mental membuat banyak orangtua milenial memilih memiliki satu anak.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Gaya hidup warga Bekasi bergeser, olahraga kini jadi bagian lifestyle seiring hadirnya fasilitas sport dan wellness terintegrasi di pusat perbelanjaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved