Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Para ilmuwan dari University of Nevada, Las Vegas (UNLV), Amerika Serikat, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mereka mengidentifikasi mineral dari inti bumi. Mineral langka yang terbungkus berlian itu diperkirakan berasal dari kedalaman 600 km di mantel bawah bumi dan diberi nama davemaoite.
Para ilmuwan mengatakan bahwa mineral tersebut sebenarnya sangat mustahil untuk ditemukan. Pasalnya, ia semestinyawee hancur sebelum mencapai permukaan bumi. Namun karena kali ini ia terbungkus berlian, ia dapat melalui perjalanan dari kerak bumi.
"Ini adalah penemuan yang sangat tidak mungkin karena mineral biasanya hancur sebelum mencapai permukaan bumi. Tidak dapat mempertahankan strukturnya di luar lingkungan yang bertekanan tinggi," terang Ilmuwan UNLV, Oliver Tschauner seperti dilansir dari Independent, Selasa, (16/11).
Davemaoite, lanjut Tschauner, pada dasarnya merupakan senyawa kalsium silikat (CaSiO₃-perovskite). Tampilannya berupa bintik gelap yang sangat kecil di dalam berlian. Berlian itu sendiri sebenarnya sudah ditemukan sejak 1980-an, atau lebih tepatnya dalam sebuah usaha penggalian di tambang berlian Orapa, Botswana.
Pada suatu ketika, seorang pedagang diperkirakan telah menjual berlian tersebut kepada seorang ahli dari California Institute of Technology, Pasadena, pada 1987. Tschauner dan tim lantas dipercaya untuk menganalisis struktur dalamnya menggunakan seperangkat alat ilmiah baru.
"Kami sangat terkejut. Kami tidak pernah mengharapkan hal seperti ini," imbuh Tschauner.
Tschauner dan tim memberi nama mineral tersebut davemaoite, sebagai bentuk penghormatan pada Ho-kwang Dave Mao. Ia selama ini dikenal sebagai pakar geofisika eksperimental yang telah banyak mengembangkan metode, yang digunakan Tschauner dan tim sepanjang penelitian.
Mereka juga mengatakan bahwa struktur davemaoite kemungkinan menampung uranium dan thorium yang memengaruhi pembentukan panas di mantel bawah bumi. Menurut mereka, mineral ini akan sangat berguna, bahkan mempermudah kerja para ahli geologi dalam membuat model evolusi mantel bumi secara lebih rinci. (M-2)
MUI dan Syarikat Islam mendukung hilirisasi tambang untuk kesejahteraan rakyat, menekankan tata kelola adil, transparan, dan ramah lingkungan.
Kejagung juga membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut, termasuk penyelenggara negara.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Bareskrim Polri bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung menggerebek tiga lokasi pengolahan dan penyimpanan pasir timah ilegal di Kabupaten Belitung Timur dan Belitung.
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menghentikan sementara aktivitas penambangan batuan di kawasan Nagari Pasie Nan Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman.
NEXT Indonesia Center menyampaikan hasil riset dugaan praktik misinvoicing atau selisih pencatatan kepabeanan dalam kegiatan ekspor batu bara.
ASOSIASI Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi Indonesia (ADPIKI) mendorong penguatan peran dosen sebagai otoritas akademik melalui pengembangan riset orisinal yang berdampak.
Riset terbaru mengungkap 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI untuk cari produk. Simak fenomena Silver Surfer Paradox dan dampaknya bagi bisnis.
BPDP tercatat telah mendukung pendanaan terhadap sekitar 400 judul penelitian yang mencakup berbagai aspek mulai dari hulu hingga hilir industri kelapa sawit.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved