Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
T-Rex sering kali digambarkan sebagai 'Raja Dinosaurus' yang hidup di Bumi 80 juta tahun silam. Anggapan itu muncul karena T-Rex sendiri dikenal sebagai salah satu spesies dinosaurus ganas, dengan nafsu makannya yang tinggi, dan memiliki taktik berburu yang kejam.
Akan tetapi anggapan itu sepertinya tak sepenuhnya benar. Pasalnya para peneliti dari Natural History Museum and the University of Birmingham baru-baru ini berhasil menemukan fosil salah satu nenek moyang T-Rex yakni Pendraig milnerae yang semasa hidup besarnya hanya seukuran ayam.
Fosil Pendraig milnerae itu ditemukan di sebuah wilayah pertambangan Pantyffynnon, Wales selatan. Spesies ini termasuk dalam kelompok theropoda yang hidup dalam kurun waktu 200 dan 215 juta tahun silam.
"Penemuan fosil dinosaurus benar-benar langka di Wales. Ini adalah spesies dinosaurus ketiga yang pernah ditemukan di negara tersebut. Sangat menarik mempelajari lebih lanjut dinosaurus yang hidup di masa Trias, atau di awal evolusi dinosaurus ini," kata salah satu Peneliti, Richard Butler, seperti dilansir dari Dailymail, akhir pekan lalu.
Meski ukuran tubuhnya hanya sebesar ayam, akan tetapi analisis lebih lanjut para peneliti menunjukan bahwa spesies ini memiliki ukuran ekor yang cukup mengesankan. Panjangnya mencapai 3,2 kaki (1 meter), yang menurut rekan Butler, Stephan Spiekman, masa hidupnya dekat dengan era evolusi dinosaurus pemakan daging.
"Dari tulang yang kami miliki, jelas bahwa Pendraig milnerae adalah pemakan daging, tetapi pada awal evolusi kelompok ini termasuk hewan-hewan yang cukup kecil, berbeda dengan dinosaurus pemakan daging yang sangat terkenal seperti T. rex yang jauh berevolusi kemudian," imbuh Spiekman.
Nama Pendraig sendiri dipilih karena ia berarti 'Kepala Naga' di Wales. Sementara nama milnerae disematkan untuk menghormati Angela Milner, salah satu ilmuwan penting dalam temuan kali ini yang meninggal pada Agustus 2021. Adapun laporan ilmiah dari penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science. (M-4)
Penemuan fosil Spinosaurus di Gurun Sahara membuka bab baru dalam pemahaman ilmuwan tentang salah satu dinosaurus predator paling unik yang pernah hidup di Bumi.
Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: beberapa spesies buaya purba berevolusi menjadi herbivora, memakan tumbuhan, berbeda dari buaya modern yang karnivora.
Hadrosaurus, yang dikenal sebagai dinosaurus berparuh bebek, bukan hanya sekadar pemakan tumbuhan, tetapi juga hewan sosial yang berinteraksi dalam kelompok-kelompok berdasarkan usia.
Penemuan fosil gading gajah purba Stegodon yang diperkirakan berusia 300 ribu tahun di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), cukup mengejutkan para peneliti.
Kata dinosaurus berasal dari bahasa Yunani yaitu deinos yang berarti kuat, mengerikan, dan hebat serta sauros yang berarti kadal.
Sebuah studi terbaru menunjukkan hiu megalodon, yang terkenal sebagai makhluk paling menakutkan dalam film monster "The Meg", sebenarnya lebih kurus dari perkiraan sebelumnya.
Studi terbaru mengungkap otak anjing mulai mengecil sejak zaman Neolitikum. Simak alasan ilmiah mengapa ukuran otak tidak menentukan kecerdasan anjing.
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Penelitian terbaru di Spanyol mengungkap bagaimana manusia purba Neanderthal berbagi gua dengan beruang gua melalui pembagian ruang ekologis yang unik.
Peneliti temukan fosil paruh gurita raksasa sepanjang 19 meter dari Zaman Kapur. Predator puncak ini mampu meremukkan tulang mosasaurus!
Peneliti ungkap "reset" prasejarah di Paris. DNA kuno menunjukkan pergantian populasi total akibat penyakit pes dan krisis sosial pada zaman megalitikum.
Penelitian terbaru di Gua Goyet, Belgia, mengungkap bukti mengerikan kanibalisme Neanderthal yang menargetkan orang asing, khususnya perempuan dan anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved