Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR satu dekade lalu, Dave Pearson nyaris tewas ketika seekor hiu banteng merobek lengannya saat dia berselancar di lepas pantai timur Australia. Beruntung, rekan-rekannya berhasil menyeretnya ke pantai meski predator berukuran tiga meter itu telah mengoyak sebagian daging dilengannya.
Peristiwa itu membuatnya trauma. Berdasarkn pengalaman lalunya itu, pria berusia 58 tahun tersebut lantas mendirikan Bite Club, yakni kelompok penyintas serangan hiu dari seluruh dunia. Tujuannya membantu orang lain untuk melepaskan diri dari cengkeraman psikologis akibat serangan hewan predator itu.
"Anda tahu, jika ada serangan hiu di suatu tempat di dunia, saya akan mendengarnya." kata Pearson saat ditemui seusai berselancar kepada AFP, Senin (22/2).
Menurut Pearson, Bite Club awalnya sebuah kelompok kecil untuk penyintas serangan hiu namun anggotanya kini berkembang, termasuk korban gigitan anjing, buaya, dan bahkan kuda nil.
Anggotanya yang hampir berjumlah 400 orang biasanya bertemu secara langsung setidaknya setahun sekali, tetapi petemuan itu lebih sering diisi dengan kegiatan berselancar sementara sisanya tetap berhubungan di media sosial.
Pearson mengatakan dia menghabiskan sebagian besar malamnya untuk berbicara dengan setidaknya satu anggota melalui telepon sekadar berbagi pengalaman. Dia menyadari kekuatan berbicara dengan korban dapat meringankan bebannya.
Menurut Pearson, serangan brutal dari hewan serta perhatian media yang mereka terima, dapat mengguncang korban dan orang-orang terdekat mereka selama bertahun-tahun dan dalam beberapa kasus menyebabkan gangguan stres pascatrauma.
Hal ini diakui Kevin Young, saat putranya Zac yang berusia 19 tahun, tewas karena serangan hiu macan saat berselancar di dekat Pelabuhan Coffs pada 2013. Peristiwa itu, kata dia, membuatnya seperti ditelan badai. "Saya seperti terus berada di tengah badai itu," kata Young.
Zac sebetulnya sempat ditolong rekan-rekannya, namun kakinya yang terkoyak dan nyaris putus itu terlalu banyak mengeluarkan darah. “Saya berhutang budi kepada mereka seumur hidup atas apa yang mereka coba lakukan untuk putra saya," kata Young lirih.
Seperti Pearson, Young juga memikirkan rasa sakit yang dialami orang lain sebelum penderitaannya sendiri. Mereka yang coba menyelamatkan putranya, kata dia, ikut menanggung beban psikologis.
"Baik itu pasangan, istri, anak, teman, atau anggota masyarakat, ada begitu banyak orang yang terpengaruh," ujarnya.
Oleh karena itu, di klub ini Young mau membantu mereka yang jadi penyintas agar tidak merasa sendirian. (AFP/M-4)
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Ilmuwan menemukan fosil Megalibgwilia owenii di museum setelah 120 tahun. Penemuan ini mengungkap keberadaan landak semut raksasa di Australia saat Zaman Es.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet Republik Indonesia @sekretariat.kabinet.
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa (21/4) sore.
Hobi olahraga ini diakui Acha bukan sekadar untuk menjaga penampilan, melainkan demi kesehatan jangka panjang dan menjaga stamina sebagai seorang ibu.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved