Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN Rammang-Rammang yang terletak di luar kota, Makassar punya banyak destinasi wisata di dalam kotanya. Misalnya Pantai Losari yang sudah terkenal. Bagi yang suka sejarah, bisa mengunjungi benteng-benteng peninggalan Kerajaan Gowa.
Benteng-benteng itu juga berlokasi tidak jauh dari pusat kota berjuluk Angin Mamiri ini. Menyusuri benteng-benteng itu seperti menelusuri jejak kejayaan Kerajaan Gowa.
Lihat juga: Benteng Peninggalan Kolonial Belanda
Fort Rotterdam merupakan benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang berkuasa pada abad ke-9.
Benteng ini juga dikenal dengan nama Benteng Ujung Pandang. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar. Benteng ini menjadi saksi perlawanan rakyat Makassar melawan Belanda.
Benteng ini masih terawat sangat baik. Di kompleks benteng yang luas terdapat Museum La Galigo. Museum ini menyimpan banyak referensi mengenai sejarah kebesaran Kerajaan Gowa-Tallo dan daerah-daerah lainnya di Sulawesi Selatan.
Salah satu bagian di benteng ini juga menjadi ruang tahanan bagi Pangeran Diponegoro hingga akhir hayatnya. Jika Anda senang seni, di salah satu bagian benteng ini ada juga pelukis tanah liat, Zainal Beta. Dia mengaku sebagai satu-satunya pelukis tanah liat di Makassar.
Baca juga: Benteng 3.000 Tahun Ditemukan
Benteng ini bisa dicapai dari pusat Kota Makassar tidak sampai sejam. Sayangnya benteng ini tinggal reruntuhan. Pemerintah kolonial Belanda menghancurkan benteng yang dibangun oleh Sultan Gowa IX yang bernama Daeng Matanre Karaeng Tumapa'risi' Kallonna ini.
Naturalis Inggris William Wallace menyebut benteng ini merupakan benteng terkuat yang di Makassar. Konon, benteng ini dibuat dari batu-batu karst yang ada di Maros.
Di dalam benteng terdapat beberapa rumah adat suku-suku di Sulawesi Selatan.
Misalnya rumah adat Makassar, Bugis, dan Toraja. Namun baik benteng maupun rumah-rumah miniatur suku Sulawesi Selatan ini tampak tidak terurus. Banyak bagian rumah yang telah rusak dan roboh.
Baca juga: Masjid Tua Al Hilal Katangka Perlambang Kejayaan Islam di Gowa
Makam ini terletak di Kompleks Permakaman Raja-Raja Gowa di Jalan Palantika, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Lokasinya sekitar setengah jam perjalanan dari Benteng Somba Opu.
Di kompleks makam ini dimakamkan raja-raja Gowa termasuk Sultan Hasanudin, Raja Gowa ke-16. Keberanian melawan penjajah Belanda membuatnya dijuluki 'Ayam Jantan dari Timur'. Kompleks makam ini juga ditandai patung pahlawan tersebut.
Di sekitar makam juga terdapat sebuah masjid kuno yaitu Masjid Katangka yang dibangun pada 1630. Makam-makam keluarga kerajaan juga terdapat di areal kompleks masjid.(M-1)
ArtScience Museum menghadirkan pameran Flesh and Bones: The Art of Anatomy, memadukan 160 artefak sejarah dan seni kontemporer tentang anatomi tubuh manusia.
MENTERI Kebudayaan Fadli Zon menginisiasi rencana kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan, Danantara, dan PT Jasa Raharja untuk menghadirkan museum baru di Kota Tua.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
Buat kamu yang libur lebaran nanti di #jakartaaja dan butuh menenangkan diri dari keriuhan kegiatan silaturahmi, yuk ke Museum Kebangkitan Nasional.
Transformasi Jakarta dari sekadar kota bisnis menjadi destinasi wisata edukatif dan hiburan kini tengah diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved