Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUMI akan disuguhkan dua fenomena gerhana matahari yang spektakuler, yakni Gerhana Matahari Cincin (Ring of Fire) dan Gerhana Matahari Total.
Berikut rincian lengkap mengenai fenomena tersebut berdasarkan data dari NASA, Time and Date, serta laporan astronomi lainnya:
Fenomena pertama di tahun ini adalah Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada 17 Februari 2026. Mengutip penjelasan dari NASA Science, gerhana ini terjadi ketika Bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi (apogee), sehingga piringan Bulan tampak lebih kecil dan tidak mampu menutup seluruh piringan Matahari.
Hasilnya, muncul lingkaran bercahaya di sekeliling Bulan yang dikenal dengan istilah "Cincin Api".
Melansir The Times of India, gerhana ini akan melintasi sebagian besar wilayah Antartika dan Samudra Hindia. Meskipun area daratan yang dilewati sangat minim, pengamat di wilayah ekstrem selatan Bumi akan mendapatkan pemandangan cincin api yang sempurna.
Inilah fenomena yang paling dinantikan oleh dunia internasional. Pada 12 Agustus 2026, Gerhana Matahari Total pertama dalam beberapa tahun terakhir akan menyambangi wilayah Eropa. Berdasarkan laporan Forbes, fenomena langka ini akan melintasi Greenland, Islandia, dan Spanyol.
Time and Date mencatat bahwa Spanyol akan menjadi titik pengamatan terbaik karena cuaca musim panas yang cenderung cerah, memungkinkan piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa menit, menciptakan kegelapan total di siang hari.
Perbedaan Jenis Gerhana
Penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara dua fenomena ini agar tidak salah saat melakukan persiapan pengamatan:
Tips Keamanan Pengamatan
Apapun jenis gerhananya, National Geographic memperingatkan keras bahwa menatap langsung ke arah Matahari tanpa pelindung adalah tindakan berbahaya.
Paparan sinar matahari selama gerhana cincin maupun total (sebelum fase totalitas sempurna) dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina mata.
(Time and Date, Forbes, NASA, Times of India, National Geographic/H-4)
KLAIM yang menyebutkan bahwa Bumi akan mengalami kegelapan total selama beberapa menit pada Agustus 2027 sempat ramai beredar di media sosial.
Pada 2 Agustus 2027 mendatang, bulan akan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi cahaya Matahari sepenuhnya di wilayah tertentu.
Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal fase penumbra hingga akhir akan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik. Adapun durasi khusus pada fase totalitas
BERBEDA dari tahun 2025 yang terasa kurang meriah akan fenomena gerhana matahari, tahun 2026 hingga 2028 nanti Bumi akan mengalami rangkaian gerhana ganda.
Tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari cincin ini akan terletak pada Stasiun Concordia yang merupakan stasiun penelitian gabungan Prancis-Italia
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Simak fase, waktu puncak, lokasi pengamatan, dan alasan Indonesia tidak bisa menyaksikannya.
Kuartet Artemis II bakal memecahkan rekor jarak terjauh manusia di luar angkasa sekaligus menyaksikan gerhana matahari unik selama 53 menit dari kapsul Orion.
Pada 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan.
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Peneliti ungkap reaksi unik hewan di padang rumput saat Gerhana Matahari Total April 2024 melalui rekaman suara. Apakah alam benar-benar menjadi sunyi?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved